Sabtu 05 Desember 2020, 08:17 WIB

WHO Minta Masyarakat Waspada Meski Vaksin Covid-19 di Depan Mata

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
WHO Minta Masyarakat Waspada Meski Vaksin Covid-19 di Depan Mata

AFP/Fabrice COFFRINI
Logo WHO terlihat di kantor pusat organisasi kesehatan dunia itu di Jenewa.

 

PEJABAT Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pemerintah dan masyarakat dunia agar tetap waspada terhadap covid-19 meski vaksinasi sudah di depan mata. Menurut mereka, sistem kesehatan masih berpotensi goyah di bawah tekanan pandemi.

“Perkembangan vaksin memberi kita semua harapan dan sekarang kita mulai dapat melihat cahaya di ujung lorong. Namun, WHO khawatir akan ada presepsi yang berkembang bahwa pandemi covid-19 sudah berakhir,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers di Jenewa.

Tedros mengatakan pandemi masih akan berlangsung lama. Keputusan yang dibuat masyarakat dan pemerintah akan menentukan hasilnya dalam jangka pendek dan kapan pandemi akan berakhir.

Baca juga: Fauci Minta Maaf seusai Ragukan Izin Vaksin Inggris

"Kami tahu ini merupakan tahun yang sulit dan masyarakat sudah lelah, tetapi di rumah sakit yang masih terus beroperasi pada atau melebihi kapasitas, itu yang paling sulit," tuturnya.

"Sebenarnya saat ini, banyak tempat mengalami penularan covid-19 yang sangat tinggi, yang memberikan tekanan besar pada rumah sakit, unit perawatan intensif dan petugas kesehatan,” lanjutnya.

Sebelumnya, covid-19 muncul di Wuhan, Tiongkok setahun yang lalu. Kini, lebih dari 65 juta orang dilaporkan terinfeksi covid-19 secara global dan 1,5 juta telah meninggal dunia.

Dua vaksin yang menjanjikan akan segera menerima otorisasi penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS. Sekitar 20 juta warga AS akan divaksinasi tahun ini untuk membantu membendung gelombang virus di negara yang terkena dampak terparah di dunia itu.

Namun, pakar darurat ternama WHO Mike Ryan juga memperingatkan agar masyarakat tidak berpuas diri setelah peluncuran vaksin.

Dia mengatakan, meskipun vaksin adalah bagian utama dari pertempuran melawan covid-19, vaksin tidak akan dengan sendirinya mengakhiri pandemi.

"Kita berada dalam momen penting di beberapa negara. Ada sistem kesehatan di beberapa negara yang berada di titik kehancuran," tandasnya. (CNA/OL-1)

Baca Juga

AFP

Cegah Serangan Internal, Ribuan Pasukan Garda Nasional Diperiksa

👤Nur Aivanni 🕔Senin 18 Januari 2021, 15:06 WIB
Upaya itu dilakukan FBI jelang pelantikan Presiden AS terpilih Joe Biden. Ancaman serangan orang dalam menyusul aksi protes pro-Trump, yang...
EON HEON-KYUN / POOL / AFP

Moon Jae-in Minta Joe Biden Lanjutkan Pembicaraan AS-Korea Utara

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Januari 2021, 13:46 WIB
Joe Biden diminta mengadakan pembicaraan dengan Korea Utara untuk membangun kemajuan yang telah dibuat oleh Presiden Donald Trump dan...
Dok.Ist

Dubes RI di Jepang Dukung Giat Forum Bisnis Baru Bersama

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Januari 2021, 12:50 WIB
Selanjutnya mereka diharapkan kembali ke Indonesia dengan keberhasilan membawa ilmu pengetahuan serta modal dari kerja di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya