Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat berharap bisa mengimunisasi 100 juta orang terhadap covid-19 atau sekitar 40 persen dari populasi orang dewasa di negara itu pada akhir Februari. Hal tersebut akan dimulai dalam beberapa minggu ketika vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer-BioNTech dan Moderna-NIH diharapkan disetujui.
"Antara pertengahan Desember dan akhir Februari, kami berpotensi mengimunisasi 100 juta orang," kata Penasihat Ilmiah Program Operation Warp Speed (OWS) Moncef Slaoui kepada wartawan.
Jumlah tersebut akan mencakup populasi yang berisiko yang terdiri dari lansia, petugas kesehatan, dan responden pertama. Mantan eksekutif farmasi yang direkrut oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump pada musim semi lalu mengatakan bahwa akan ada cukup vaksin untuk mengimunisasi tiga juta penghuni fasilitas perawatan jangka panjang pada Desember.
Sisa tahap pertama akan cukup untuk menjangkau sebagian besar petugas kesehatan, jika negara bagian dan teritori lain setuju dengan rekomendasi federal untuk memprioritaskan populasi tersebut. Saat produksi kedua vaksin tersebut meningkat, 20 juta orang akan divaksinasi pada Desember, 30 juta pada Januari dan 50 juta pada Februari, sehingga total 100 juta orang.
Angka tersebut tidak termasuk vaksin lain dari Johnson & Johnson dan AstraZeneca-Oxford yang berada dalam tahap akhir pengembangan. Slaoui mengatakan kedua vaksin tersebut dapat menyediakan hasil mereka antara akhir Desember dan pertengahan Januari, membuka jalan untuk persetujuan darurat pada Februari jika Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) memberi lampu hijau.
Slaoui menambahkan bahwa vaksin AstraZeneca-Oxford mungkin dievaluasi hanya berdasarkan uji klinis besar di AS yang melibatkan 15.000 orang, dan bukan dengan data dari Inggris dan Brasil yang datanya telah dirusak oleh masalah dosis.
Sementara vaksin Pfizer-BioNTech telah disetujui oleh Inggris pada Rabu (2/12), prosesnya lebih lambat dan lebih umum di AS. FDA tidak akan memberikan otorisasi penggunaan darurat (EUA) sebelum rapat umum komite penasihat diadakan pada 10 Desember. Untuk vaksin Moderna, pertemuan serupa akan dilakukan pada 17 Desember.
baca juga: Meksiko Sepakat Beli 34,4 Juta Vaksin Pfizer
Para pejabat mengatakan bahwa logistik telah disiapkan untuk mulai mendistribusikan vaksin, jika vaksin disetujui.
"Ketika ada keputusan EUA, distribusi ke rakyat Amerika menjadi segera dalam waktu 24 jam, itulah tujuan kami," kata Kepala Operasional OWS Jenderal Gus Perna.
Saat ini ia mengharapkan untuk memberikan dosis pertama pada 15 Desember. (AFP/OL-3)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved