Rabu 02 Desember 2020, 21:15 WIB

Joe Biden Harapan Kerja Sama Dagang AS dan Uni Eropa

Mediaindonesia.com | Internasional
Joe Biden Harapan Kerja Sama Dagang AS dan Uni Eropa

AFP/Saul Loeb
Joe Biden, presiden Amerika Serikat yang baru terpilih.

 

Uni Eropa (EU) berharap kerja sama dagang antara Brussels dan Washington dapat kembali menguat setelah Joe Biden, presiden Amerika Serikat yang baru terpilih, resmi menjabat pada Januari 2021 dan mewujudkan “agenda kemitraan Trans Antlantik,” kata seorang pejabat tinggi EU saat menyampaikan harapannya untuk masa depan hubungan EU dan AS, Rabu (2/12).

Harapan itu disampaikan EU karena AS selama empat tahun di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump memberlakukan tarif/bea masuk terhadap produk-produk Eropa demi mewujudkan misi Trump menempatkan Amerika sebagai prioritas.

EU saat ini pun berupaya memperkuat kerja sama dengan Biden hampir di seluruh sektor.

AS dan EU “harus meningkatkan kerja sama untuk menyelesaikan masalah di sektor perdagangan,” kata Komisi Eropa saat menyampaikan usulannya terhadap negara-negara anggota EU. Komisi Eropa menyebut nilai dagang EU dan AS mencakup sepertiga dari total nilai dagang dunia.

Namun, dokumen setebal 12 halaman yang disajikan oleh Kepala Kebijakan Luar Negeri EU, Josep Borrell, tidak menjelaskan strategi EU untuk meningkatkan kerja sama dengan AS. Dokumen itu hanya menyebut AS dan EU memiliki “nilai-nilai bersama yang mengedepankan martabat, hak-hak individu, dan prinsip demokrasi”.

Sebagaimana Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), EU berharap dapat menggelar pertemuan tingkat tinggi dengan AS pada 2021 saat Biden resmi menjabat. Para pemimpin EU akan kembali membahas masalah itu saat bertemu kembali pada 10 Desember.

AS saat ini masih mengenakan tarif untuk baja dan alumunium asal Eropa. Dua pihak telah mengenakan tarif untuk barang-barang seperti pesawat, minuman anggur, dan keju, khususnya setelah AS dan EU berseteru terkait subsidi untuk industri penerbangan.

Washington mengancam akan mengenakan lebih banyak bea masuk untuk produk Eropa setelah EU berencana menetapkan pajak untuk perusahaan penyedia layanan digital.

Dua pihak juga memiliki posisi berbeda terhadap Organisasi Dagang Dunia (WTO) dan cara lembaga itu menyelesaikan sengketa. AS telah menolak cara penyelesaian sengketa WTO dengan menghentikan penunjukan hakim/penengah.

AS di bawah kepemimpinan Trump menolak usulan yang diajukan EU dan pihak lain terkait masalah di WTO.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pada September 2020 mengatakan negara-negara berpengaruh di dunia dihadapkan pada dua pilihan, yaitu keluar dari WTO atau menggunakan WTO hanya untuk kepentingan masing-masing.

EU mengusulkan langkah pertama yang harus dilakukan EU dan AS harus merampungkan proses pemilihan direktur jenderal WTO yang baru dan “membicarakan cara menyelesaikan masalah di badan pemutus sengketa WTO”.

Komisi Eropa mengatakan EU dan AS harus membuka “dialog Trans Atlantik” mengingat keduanya memiliki kekuatan dalam industri teknologi seraya menemukan cara yang adil untuk memberlakukan pajak dan mengatasi “disrupsi pasar di ekonomi digital”.

Bidang lain yang perlu dibahas antara lain pembangunan generasi kelima jaringan telekomunikasi (5G), kecerdasan buatan, tata kelola data, dan kerja sama terkait regulasi serta penyusunan standar kerja, kata EU. (Ant/OL-12)

Baca Juga

AFP/Noel CELIS

Tiongkok Yakin Pandemi Segera Berakhir

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 31 Januari 2023, 14:34 WIB
Otoritas kesehatan Tiongkok merasa yakin pandemi covid-19 segera berakhir seiring dengan jumlah kasus positif dan kematian yang terus...
Azwar Ipank / AFP

Finlandia Melarang, Swedia Tetap Bersikukuh Bolehkan Bakar Alquran

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 31 Januari 2023, 14:33 WIB
Kementerian Luar Negeri Swedia menekankan kembali posisinya dalam membela kebebasan...
SCOTT OLSON / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP

Cuaca Buruk Batalkan 800 Jadwal Penerbangan AS 

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 31 Januari 2023, 09:30 WIB
Lebih dari 800 jadwal penerbangan di Amerika Serikat (AS) terpaksa harus dibatalkan imbas cuaca buruk musim dingin. Jumlah penerbangan yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya