Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BENTANGAN luas hutan hujan Amazon yang tujuh kali lebih besar dari Inggris, mengalami kehancuran dalam setahun terakhir.
Deforestasi Amazon melonjak ke level tertinggi di bawah kepemimpinan Presiden Brasil Jair Bolsonaro. Data itu dirilis lembaga antariksa Brasil, Inpe, yang menunjukkan 11.088 km persegi hutan hujan mengalami kerusakan sepanjang Agustus 2019-Juli 2020.
Angka itu tertinggi sejak 2008, atau meningkat 9,5% dari tahun sebelumnya. Carlos Rittl, pecinta lingkungan yang bekerja di Institute for Advanced Sustainability Studies, menilai data itu sungguh memprihatinkan. Bahkan, menjadi tanda kerusakan lingkungan terparah selama kepemimpinan Bolsonaro, yang menjabat pada Januari 2019.
Baca juga: Ronaldinho, Sang Legenda Brasil, Terinfeksi Covid-19
"Area hutan raksasa hilang hanya karena kepemimpinan Bolsonaro. Mereka yang melakukan perusakan tidak merasa takut untuk dihukum," pungkas Rittl.
"Pencapaian besar Bolsonaro dalam hal lingkungan adalah kerusakan hutan yang tragis. Itu mengubah Brasil menjadi salah satu musuh terbesar lingkungan global,” imbuhnya.
Juru Bicara Greenpeace untuk Amazon Cristiane Mazzetti mengatakan bahwa data tersebut lebih buruk dari 2019. "Ini cerminan bahwa kebijakan anti-lingkungan pemerintahan Bolsonaro telah melemahkan lembaga pemantau. Bolsonaro menggunakan strategi yang salah untuk memerangi deforestasi,” papar Mazzetti.
Kelompok Observatório do Clima memandang kerusakan hujan yang melonjak bukan kabar mengejutkan. Apalagi bagi aktivis yang terus memantau kebijakan lingkungan di Brasil sejak Januari 2019.
Baca juga: Gagal Atasi Kebakaran di Amazon, Brasil Ditekan Negara Eropa
"Angka tersebut menunjukkan bahwa rencana Bolsonaro berhasil. Dalam hal memusnahkan kemampuan Brasil dan badan pengawas untuk menjaga hutan dan memerangi kejahatan di Amazon," tegas kelompok tersebut dalam sebuah pernyataan.
Amazon menjadi rumah bagi sekitar tiga juta spesies tumbuhan dan hewan. Terdapat satu juta penduduk asli yang mendiami wilayah hutan hujan itu.
Data terbaru itu menandai laju deforestasi terbesar dari 7.536 km persegi yang diumumkan Inpe pada 2018, sebelum Bolsonaro menjabat. Brasil diketahui menetapkan target memperlambat laju deforestasi menjadi 3.900 km persegi setiap tahun.(Guardian/BBC/OL-11)
Pangeran MBS dan MBZ nyatakan solidaritas hadapi serangan Iran. Brasil kecam eskalasi militer, sementara Donald Trump batal berpidato pascaserangan ke Teheran.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Populer sebagai peneduh trotoar karena bunga kuningnya, Tecoma stans kini dikategorikan sebagai spesies invasif berbahaya di Brasil.
Peneliti ungkap tanaman pangan seperti pisang dan kakao di wilayah bekas bencana tambang Brasil serap logam berat beracun. Anak-anak di bawah enam tahun paling berisiko.
Penemuan fosil dinosaurus kecil berusia 237 juta tahun di Brasil mengungkap strategi pertumbuhan awal Sauropodomorph sebelum berevolusi menjadi raksasa.
Lebih dari 400 siswi dari 10 sekolah di Karawang dan Bekasi berpartisipasi dalam Amazon Girls’ Tech Day, yang diselenggarakan pada 7 Februari 2026.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Ilmuwan temukan spesies baru Anaconda Hijau Utara di Amazon.
Peneliti temukan Tinamus resonans, spesies burung baru di pegunungan Serra do Divisor, perbatasan Brasil-Peru. Memiliki suara menggema dan perilaku unik.
Sedikitnya 12 orang tewas dan puluhan hilang setelah tanah longsor menenggelamkan feri dan merusak kapal penumpang di Sungai Ucayali, Peru.
Hutan Amazon berperan vital dalam mengatur iklim global dan keanekaragaman hayati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved