Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Amazon Girls’ Tech Day Libatkan Lebih dari 400 Siswi Kenalkan AI, Gaming dan Coding

Naviandri
14/2/2026 23:35
Amazon Girls’ Tech Day Libatkan Lebih dari 400 Siswi Kenalkan AI, Gaming dan Coding
Amazon bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) kembali menyelenggarakan Amazon Girls’ Tech Day.(Dok.Istimewa)

AMAZON bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) kembali menyelenggarakan Amazon Girls’ Tech Day. Memasuki tahun keempat, inisiatif pembelajaran global ini bertujuan menginspirasi dan mempersiapkan anak perempuan serta perempuan muda untuk menapaki masa depan di dunia teknologi. 

Lebih dari 400 siswi dari 10 sekolah di Karawang dan Bekasi berpartisipasi dalam kegiatan ini, yang diselenggarakan pada tanggal 7 Februari 2026.  Untuk pertama kalinya di Indonesia, program ini diperluas dengan melibatkan siswi dari jenjang SD hingga SMA. 

Perluasan ini menjadi langkah strategis Amazon dalam menumbuhkan minat dan kesiapan talenta perempuan sejak usia dini, seiring semakin pesatnya transformasi digital berbasis AI.

Program ini meliputi sesi inspiratif dari para women tech leader terkemuka seperti Riris Marpaung (CEO & Founder GameChanger Studio, Co-Founder Indonesia Women in Game), dan Cecilia Astrid Maharani (VP Data & AI di Mekari). Kegiatan ini juga menghadirkan lokakarya dalam AI, gaming, robotika, dan coding untuk membangun minat terhadap berbagai keterampilan yang penting bagi para perempuan di masa depan.

9 JUTA TALENTA DIGITAL
Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Menkomdigi) Meutya Hafid, mengapresiasi kolaborasi antara Amazon dan PJI dalam menyiapkan talenta digital perempuan sejak dini. 

“Di Komdigi ditargetkan pada 2030 adalah membangun 9 juta talenta digital. Angka tersebut masih belum cukup dan Komdigi akan meningkatkan target menjadi 12 juta pada 2030. Perempuan muda perlu mendorong, seperti mereka yang hadir di Girls’ Tech Day, untuk menjadi bagian dari talenta digital masa depan. 

"Kami ingin terus mendorong generasi muda dan yakin bahwa semakin banyak anak muda akan memahami manfaat teknologi. Teknologi merupakan sumber pemberdayaan yang kuat, bukan hanya bagi perempuan muda, tetapi juga bagi keluarga dan komunitas mereka, serta pada akhirnya bagi bangsa. Kami akan memperluas makna 3T menjadi Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga untuk mendukung mereka dan seluruh masyarakat Indonesia," tutur Meutya.

Menurut menteri, kehadiran program ini semakin relevan di tengah pesatnya transformasi dunia kerja akibat perkembangan kecerdasan buatan. Berdasarkan laporan terbaru AWS dan Strand Partners, lebih dari 18 juta pelaku usaha di Indonesia (28%) telah mengadopsi AI, dengan tingkat pertumbuhan tahunan mencapai 47% pada 2025. 

"Namun, di balik pertumbuhan tersebut, 57% bisnis di Indonesia masih menghadapi tantangan kesenjangan keterampilan digital, yang menunjukkan pentingnya persiapan talenta sejak usia sekolah," terangnya.

Regional Manager of Data Center Operations Amazon Web Services (AWS), Winu Adiarto mengungkapkan, Amazon senantiasa berkomitmen untuk membantu membimbing dan melatih talenta generasi masa depan. Indonesia tengah mempersiapkan diri dalam proses adopsi AI dan pihaknya mengadaptasi program tahun ini untuk meliputi AI dan teknologi serupa lainnya, sembari memperluas cakupan ke siswi SD. 

"Tujuan kami adalah untuk memicu minat dan membangun rasa percaya diri dalam hal teknologi, sembari membangun rasa percaya diri sejak dini. Melalui Amazon Girls’ Tech Day, kami ingin memastikan bahwa anak perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk memahami, menciptakan dan memimpin di era AI," jelasnya.

RANGKAIAN WORKSHOP
Para peserta kata Winu, telah mengikuti rangkaian workshop yang sesuai dengan usia, mulai dari perkenalan AI dan coding dasar hingga pengembangan game dan robotik untuk pemula. Pendekatan berbasis proyek ini mendorong para siswi untuk memahami konsep teknologi, sekaligus mengembangkan cara berpikir yang lebih luas dan menyelesaikan masalah dengan kreativitas dan kerja sama kolaboratif.

Direktur Eksekutif Prestasi Junior Indonesia, Utami Anita Herawati, menekankan pentingnya intervensi sejak usia sekolah dasar untuk menjawab kesenjangan gender di sektor teknologi. Melalui kolaborasi dengan AWS di Amazon Girls’ Tech Day 2026, pihaknya ingin menyiapkan talenta digital perempuan sejak dini. Selama ini, bidang AI, gaming dan teknologi canggih kerap dipersepsikan sebagai ranah laki-laki. 

"Karena itu, kami ingin mematahkan stereotip tersebut dengan memberikan pengalaman nyata dan relevan bagi siswi dari SD hingga SMA. Pendekatan komprehensif ini diharapkan dapat menumbuhkan minat, kepercayaan diri, dan aspirasi jangka panjang anak perempuan untuk berkarier di dunia teknologi,” ujarnya.

Sementara itu Riris Marpaung, CEO dan Founder GameChanger Studio sekaligus Co-Founder Indonesia Women in Game, menambahkan, “Saya sangat mengapresiasi upaya Amazon dan Prestasi Junior Indonesia dalam mengenalkan profesi ini kepada pelajar SMA. Karya game buatan talenta Indonesia semakin diakui di pasar global dan bahkan meraih penghargaan internasional," tandasnya.

DUNIA GAMING
Menurut Riris, dunia gaming kini tidak hanya dipandang sebagai hiburan tetapi juga sebagai sarana untuk mengembangkan berbagai keterampilan pribadi seperti komunikasi, empati, dan kepemimpinan. Diharapkan para pelajar dapat melihat sektor gaming dan teknologi sebagai ruang untuk belajar dan berkarya serta merasa percaya diri menjadikannya pilihan karier yang menjanjikan di masa depan," imbuhnya.

Melalui kolaborasi berkelanjutan antara industri dan dunia pendidikan, AWS dan Prestasi Junior Indonesia berkomitmen untuk terus menciptakan jalur inklusif agar semakin banyak anak perempuan berani bermimpi, belajar, dan berkarya di bidang teknologi. Secara global, Amazon menargetkan dapat menjangkau lebih dari satu juta anak perempuan dan perempuan muda hingga tahun 2030. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi kami. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya