Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PERWAKILAN Kementerian Kesehatan Rusia pada Senin (9/11) menyampaikan bahwa vaksin Sputnik V yang dikembangkan perusahaan Rusia dan pemerintah untuk melawan Covid-19 lebih dari 90% efektif. Hal itu mengutip data relawan yang dikumpulkan dari uji coba publik yang sedang berlangsung. Komentar tersebut menyusul pernyataan sebelumnya pada hari Senin oleh pengembang vaksin Pfizer dan BioNTech. Pengembang AS itu mengkonfirmasi vaksin Covid-19 eksperimental mereka lebih dari 90% efektif.
"Kami bertanggung jawab memantau keefektifan vaksin Sputnik V di antara warga yang telah menerimanya sebagai bagian dari program vaksinasi massal," kata Oksana Drapkina, Direktur Lembaga Penelitian di bawah Kementerian Kesehatan, dalam sebuah pernyataan.
"Berdasarkan pengamatan kami, jumlahnya juga lebih dari 90%. Kemunculan vaksin lain yang efektif ini adalah kabar baik bagi semua orang," kata Drapkina.
Rusia sendiri telah melaporkan rekor tertinggi 21.798 infeksi Covid-19 baru pada hari Senin. Pihak berwenang pun menyerukan langkah yang lebih ketat untuk menahan virus korona di wilayah tertentu.
"Perlu untuk memperkuat pembatasan dan kendali atas penerapannya di wilayah di mana beban kasus harian dan infeksi menyebar pada tingkat yang jauh lebih tinggi daripada tingkat rata-rata Rusia," kata Anna Popova, Kepala Pengawas Kesehatan Konsumen Rusia, kepada Perdana Menteri Mikhail Mishustin pada pertemuan di televisi dengan pejabat pemerintah.
baca juga: UI Kembangkan Vaksin Berplatform DNA
Dia mengatakan wilayah pembatasan harus ditingkatkan termasuk wilayah Magadan Timur Jauh dan Sakhalin, serta wilayah Arkhangelsk dan Ulyanovsk, dan lainnya. Dia menambahkan bahwa di beberapa wilayah termasuk wilayah Kabardino-Balkaria dan Karachay-Cherkessia di Kaukasus Utara, dan wilayah Penza, lebih dari separuh penduduk tidak mengenakan masker di transportasi umum dan di pusat perbelanjaan.
Dalam beberapa bulan terakhir, pihak berwenang Rusia mengatakan pembatasan keras tidak diperlukan dan telah menekankan pentingnya tindakan pencegahan kebersihan dan keselamatan. Presiden Vladimir Putin menyebut Rusia tidak berencana untuk memberlakukan pembatasan menyeluruh atau penguncian nasional. Dia mengatakan Rusia malah akan memberlakukan tindakan yang ditargetkan jika diperlukan.(CNA/OL-3)
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved