Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PASAR global menantikan hasil Pemilihan Presiden AS antara petahana dari Partai Republik Donald Trump dan pesaingnya Joe Biden dari kubu Partai Demokrat.
Sampai saat ini, dikutip dari Telegraph dan Guardian, hasil poling mereka masih selisih tipis, penantang dari Partai Demokrat Joe Biden saat ini masih memimpin daripada Donald Trump dalam pemilihan nasional saat AS mendekati pengumuman pemilihan presiden 2020 pada 3 November 2020 besok.
Rata-rata dari 10 jajak pendapat menunjukkan bahwa lebih dari setengah orang Amerika berniat untuk mendukung Joe Biden sementara dukungan Trump mengikuti ini sekitar tujuh atau delapan poin.
Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan yang akan terjadi bila Biden memenangkan Pilpres ini yaitu pertama, stimulus untuk Covid-19 akan lebih besar. Artinya ini akan membuat Dolar AS akan cenderung tertekan ke bawah.
Kedua, Biden pro pajak yang lebih tinggi. Bila pajak pendapatan AS lebih tinggi, dampaknya valuasi saham AS akan lebih mahal. Koreksi saham mungkin akan terjadi di AS.
"Ini akan mengakibatkan dana-dana tersebut bergerak keluar dari AS, ke emerging market, salah satunya ke Indonesia," kata Hans pekan lalu.
Jadi bila Biden menang, dampaknya akan cukup positif ke pasar negara berkembang. Ketiga, kemungkinan Biden akan lebih lunak dan tidak mengandalkan perang dagang dalam melakukan politik negaranya.
Oleh karena itu, bila itu dia lakukan ini, maka akan memberi positif terhadap Meksiko, Kanada dan negara-negara lain di dunia. Tetapi konflik mungkin akan muncul dengan Rusia, negara yang selama ini bersahabat dengan Trump. Dampaknya kemungkinan akan memengaruhi naiknya harga minyak.
Sementara itu, Donald Trump berkali-kali mengatakan bahwa pemilunya bisa saja dicurangi karena dilakukan secara model surat suara. Dia sudah memberikan indikasi ada sesuatu yang curang di sana. (AFP/Try/OL-09)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Lucy Harrison, 23, tewas tertembak di dada saat mengunjungi ayahnya di Texas. Sidang koroner mengungkap adanya argumen panas terkait Donald Trump sebelum kejadian.
Presiden Donald Trump kembali menyuarakan dukungan atas penyelidikan terhadap Jerome Powell terkait proyek renovasi kantor Fed. Trump juga mendesak penurunan suku bunga.
Presiden Donald Trump menyatakan Iran ingin membuat kesepakatan nuklir baru. Ia memperingatkan Teheran akan "bodoh" jika menolak tawaran tersebut.
Howard Lutnick mengakui pernah makan siang di pulau pribadi Jeffrey Epstein pada 2012 bersama keluarga, memicu desakan mundur akibat keterangan yang dinilai menyesatkan.
FBI merilis bukti baru berupa rekaman CCTV orang bersenjata di rumah Nancy Guthrie. Savannah Guthrie yakin ibunya masih hidup dan meminta bantuan publik.
Dokumen FBI terbaru mengungkap pengakuan mantan Kepala Polisi Palm Beach yang mengklaim Donald Trump meneleponnya pada 2006 untuk membongkar perilaku menyimpang Jeffrey Epstein.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved