Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
UNI Eropa dan Inggris memberlakukan sanks pada perwira senior intelijen Rusia atas dugaan peran mereka dalam meretas jaringan komputer di parlemen Jerman pada tahun 2015, Kamis (21/10).
Kepala badan intelijen militer GRU, Igor Kostyukov, dan perwira intelijen Dmitri Badin telah dilarang di wilayah Uni Eropa dan tunduk pada pembekuan aset. Unit GRU, yang diduga bertanggung jawab atas serangan dunia maya, juga telah ditambahkan ke daftar sanksi UE.
Inggris, yang secara resmi meninggalkan Uni Eropa pada Januari, mengatakan akan bergabung dengan blok itu dalam memberlakukan pembekuan aset dan larangan perjalanan terhadap dua perwira dan unit intelijen itu.
Serangan dunia maya pada bulan April dan Mei 2015 benar-benar melumpuhkan infrastruktur TI Bundestag dan seluruh parlemen harus dimatikan selama berhari-hari sementara itu diperbaiki.
Dalam sebuah pernyataan, Dewan Eropa mengatakan bahwa "sejumlah besar data telah dicuri" dan bahwa "akun email dari beberapa anggota parlemen, termasuk Kanselir Angela Merkel" telah diserang.
Merkel secara terbuka menyalahkan Rusia atas peretasan tersebut.
Baca juga : Tidak Ada Solusi Diplomatik untuk Karabakh
Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan, Inggris berdiri bahu membahu dengan Jerman dan mitra Eropa kami untuk meminta pertanggungjawaban Rusia atas serangan dunia maya yang dirancang untuk melemahkan demokrasi Barat.
" Perilaku kriminal ini membawa Pemerintah Rusia ke dalam reputasi yang lebih buruk,’’ tambahnya.
Kostyukov sudah termasuk dalam daftar sanksi UE lainnya.Pada Januari 2019, ia dilarang memasuki Inggris dan rekening bank yang diduga tertaut dengannya di UE dibekukan karena serangan agen saraf pada mantan agen ganda yang berbasis di Inggris, Sergei Skripal.
Badin telah sudah diidentifikasi oleh otoritas investigasi Jerman sebagai tersangka dalang serangan di Bundestag.
Surat perintah penangkapan dikeluarkan terhadapnya oleh Jaksa Agung Federal Jerman pada bulan Mei. FBI AS sedang mencari Badin karena dicurigai telah memengaruhi pemilihan presiden tahun 2016 .
Menurut Dewan Eropa, Badin diduga telah bekerja untuk GRU ini 85 Main Pusat Layanan Khusus (GT sSS) - unit cyber terkenal yang juga dikenal sebagai "APT28" dan "Fance Bear,’’ (AFP/OL-2)
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Grossi mengatakan kepada wartawan bahwa IAEA telah menerima informasi tentang insiden tersebut dari Iran dan Rusia.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Rusia perluas kerja sama militer dengan Iran, berikan citra satelit real-time dan teknologi drone Shahed canggih untuk targetkan posisi militer AS.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menuturkan pemerintah Indonesia membuka opsi impor minyak mentah (crude) dari Rusia.
Kapal tanker Rusia Arctic Metagaz terombang-ambing tanpa awak setelah serangan drone. Membawa 60.000 ton gas, Italia menyebutnya 'bom waktu'.
KABAR bohong atau hoaks mengenai pemberlakuan penguncian wilayah (lockdown) di Kent, Inggris, mulai Mei 2026 akibat wabah meningitis, beredar luas di media sosial.
Wabah meningitis MenB di Inggris terkait klaster kampus. Kenali gejala awal, cara penularan, dan langkah pencegahannya.
UKHSA melaporkan 29 kasus penyakit meningokokus di Kent, Inggris, dengan dua korban jiwa. Otoritas kesehatan terus lakukan vaksinasi dan pemberian antibiotik.
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Pemerintah AS menginginkan Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Australia, Kanada, yordania, Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Teluk untuk bergabung dalam koalisi tersebut.
Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan menyeret NATO ke konflik Selat Hormuz. Jerman dan Inggris ragu, sementara ancaman ranjau Iran kian nyata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved