Kamis 15 Oktober 2020, 17:00 WIB

Pejabat Hak Asasi PBB Desak Pelonggaran Sanksi untuk Korea Utara

 Faustinus Nua | Internasional
Pejabat Hak Asasi PBB Desak Pelonggaran Sanksi untuk Korea Utara

KCNA VIA KNS / AFP
Warga sipil dan militer memperingati 'pertempuran 80 hari' saat Kongres ke-8 Partai Pekerja Korea.

 

SEORANG pejabat hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah meminta komunitas internasional untuk segera mempertimbangkan pencabutan sanksi terhadap Korea Utara (Korut).

Pasalnya, sanksi tersebut dinilai dapat memperburuk masalah bersamaan dengan penerapan lockdown oleh pemerintah Korut untuk cegah penyebaran virus korona atau Covid-19.

Sejauh ini Korut belum melaporkan adanya infeksi yang dikonfirmasi. Di sisi lain, Korut telah dikenai sanksi oleh PBB sejak 2006 atas program rudal nuklir dan balistiknya. Dalam beberapa tahun terakhir, sanksi terhadap Korut semakin diperberat.

Pada tahun ini, dengan merebaknya pandemi Covid-19, Korut menerapkan pemberlakuan termasuk pangawasan perbatasan terus diperketat dalam upaya mencegah penularan Covid-19.

Pelonggaran sanksi terhadap Korut tepat karena negara yang dipimpin Kom Jong-un sedang berjuang menghadapi masalah ekonomi akibat  sanksi internasional. "Masalah ekonomi sistemik dan kondisi cuaca buruk yang tidak biasa," tulis Tomas Ojea Quintana, pejabat HAM PBB. 

Bersamaan dengan penerapan lockdown, Korut berusaha melindungi rakyatnya untuk mengatasi masalah kehidupan dan kesehatan terutama pandemi Covid-19. Di sisi lain, Korut menghadapi masalah ekonomi terutama perdagangan akibat sanksi internasional.

Imbas dari sanksi ekonomi yang menggoyahkan sektor perdagangannya, Korut terancam tidak mendapat pasokan makanan dan akses bantuan kemanusiaan.

"Di bawah situasi pandemi Covid-19 yang belum pernah terjadi sebelumnya, Pelapor Khusus PBB percaya bahwa tanggung jawab internasional untuk mengevaluasi kembali rezim sanksi lebih mendesak dari sebelumnya," pungkas Quintana. (CNA/Van/OL-09)

Baca Juga

AFP/Khaled Desouki

Mesir Luncurkan Vaksinasi Covid-19

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Senin 25 Januari 2021, 04:40 WIB
Negara terpadat di wilayah Arab itu menerima gelombang pertama vaksin Sinopharm pada Desember...
AFP

11 Penambang Diselamatkan setelah Dua Minggu di Bawah Tanah

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Senin 25 Januari 2021, 03:45 WIB
Petugas penyelamat membungkus pria itu dengan selimut sebelum membawanya ke rumah sakit dengan...
AFP/-

Vaksinasi Massal Iran Digelar Beberapa Minggu Lagi

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 00:30 WIB
Otoritas di Kuba pada awal Januari meneken perjanjian dengan Iran untuk alih teknologi pengembangan vaksin. Kuba juga akan menggelar uji...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya