Kamis 24 September 2020, 15:38 WIB

Korut Tembak Mati Warga Korsel di Perbatasan

Faustinus Nua | Internasional
Korut Tembak Mati Warga Korsel di Perbatasan

AFP
Potret wilayah perbatasan antara Korea Utara dan Korea Selatan.

 

KEMENTERIAN Pertahanan Korea Selatan melaporkan bahwa pasukan Korea Utara telah menembak mati seorang pegawai perikanan asal Korea Selatan.

Pria berusia 47 tahun itu berada di atas kapal dekat pulau perbatasan barat Yeonpyeong. Dari analisis data intelijen, militer Korea Selatan pun menemukan keterlibatan Korea Utara. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang dari kapal patroli dan berakhir di perairan Pyongyang.

"Kami mengonfirmasi bahwa Korea Utara menembaki seorang warga Korea Selatan, yang ditemukan di laut utara dan mengkremasi jasadnya," bunyi pernyataan otoritas Korea Selatan.S

Baca juga: Korut Perintahkan Tembak Mati untuk Mencegah Penyebaran Covid-19

"Kami dengan tegas memperingatkan Korea Utara untuk bertanggung jawab atas insiden ini," lanjut pernyataan tersebut.

Sejauh ini, belum dijelaskan bagaimana proses penemuan korban. Namun, laporan sebelumnya menyebut sepatu korban ditemukan di atas kapal patroli, yang mengarah ke spekulasi korban berupaya membelot.

Pun, tidak diketahui alasan pasti mengapa korban ditembak pihak Korea Utara. Diketahui, pasukan Korea Utara bertindak tegas terkait pembatasan covid-19.

Seorang pembelot Korea Utara yang melarikan diri ke Korea Selatan tiga tahun lalu, kembali menyelinap ke perbatasan yang dijaga ketat. Kedatangannya mendorong otoritas Korea Utara untuk mengunci wilayah perbatasan Kaesong. Sebab, khawatir terhadap penyebaran virus mematikan.

Baca juga: 70 Tahun Perang Korea, Korsel-AS Perkuat Komitmen Perdamaian

Komandan Pasukan AS di Korea Robert Abrams menyatakan otoritas Korea Utara telah mengeluarkan perintah tembak mati bagi suspect covid-19. Pasukan keamanan Korea Utara pun berjaga ketat di wilayah perbatasan dengan Tiongkok dan Korea Selatan.

Korea Utara yang mengisolasi diri, sistem kesehatannya tergolong rentan jika wabah covid-19 menyebar luas. Namun, otoritas enggan menginformasikan jumlah kasus covid-19 di Korea Utara.(CNA/OL-11)

Baca Juga

AFP/Joseph Eid

PBB Hapus Ganja dari Daftar Obat Berbahaya

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 03 Desember 2020, 14:41 WIB
Langkah Badan Kebijakan Obat PBB menyusul rekomendasi dari WHO, yang ingin mempermudah penelitian ganja untuk kepentingan...
AFP/Anthony WALLACE

Aktivis Prodemokrasi Hong Kong Jimmy Lai Didakwa Penipuan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 03 Desember 2020, 11:55 WIB
Pria berusia 73 tahun itu merupakan pemilik Apple Daily, tabloid terlaris di Hong Kong yang dengan tegas menyatakan diri sebagai...
AFP/SAUL LOEB

Trump Isyaratkan Maju Lagi dalam Pilpres 2024

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 03 Desember 2020, 11:24 WIB
Trump telah membahas kemungkinan dengan para pembantu dekatnya untuk meluncurkan kampanyenya untuk 2024 pada 20 Januari 2021, yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya