Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
MAJELIS Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Jumat (11/9) waktu New York, AS, atau kemarin WIB, mengadopsi resolusi omnibus untuk mendorong kerja sama internasional dalam menghadapi pandemi covid-19.
Resolusi yang dibahas sejak Mei itu disetujui oleh 169 negara, sedangkan 2 menolak, yakni AS dan Israel, serta 2 abstain, yaitu Ukraina dan Hongaria. Resolusi disepakati untuk mengidentifikasi kerja sama internasional, multilateralisme, dan solidaritas sebagai satu-satunya cara bagi dunia untuk secara efektif merespons krisis global seperti covid-19.
Resolusi mengakui pula peran kepemimpinan kunci Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). “Mengakui peran penting kepemimpinan WHO dan peran fundamental PBB dalam mempercepat dan mengoordinasikan penanganan pandemi covid-19 yang komprehensif,” demikian bunyi resolusi.
Resolusi itu juga mendukung seruan Sekretaris Jenderal PBB untuk gencatan senjata global segera, mencatat dampak pandemi pada negara yang terkena dampak konflik, dan mereka yang berisiko konfl ik. PBB pun sepakat mendukung kerja lanjutan operasi penjaga perdamaian.
PBB menyerukan kepada seluruh negara di dunia untuk memastikan bahwa hak asasi manusia dihormati, dilindungi, dan dipenuhi saat memerangi pandemi.
Negara-negara anggota diminta untuk memungkinkan semua negara memiliki akses tanpa hambatan dan tepat waktu ke diagnosis, terapi, obat-obatan dan vaksin yang berkualitas, aman, efektif, dan terjangkau. Resolusi mengakui peran imunisasi ekstensif terhadap covid-19 sebagai barang publik global setelah vaksin yang aman, efektif, dapat diakses, dan terjangkau tersedia.
Sementara itu, dalam ASEAN-European Union Ministerial Meeting secara virtual, kemarin, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menekankan pentingnya upaya bersama dalam mitigasi pandemi covid-19. “Dalam hal ini kerja sama yang paling mendesak ialah terkait vaksin. ASEAN dan Uni Eropa harus bekerja sama memastikan strategi vaksin untuk semua.’’
Untuk itu, lanjut Retno, ASEAN dan Uni Eropa harus mendukung proses multilateral pengadaan vaksin yang aman, berkualitas, dan terjangkau, termasuk melalui kerangka Covac Facilities. Untuk jangka panjang, dia menekankan ASEAN-Uni Eropa mesti berkontribusi bagi penguatan tata kelola kesehatan global agar dunia menjadi lebih siap dalam menghadapi pandemi lainnya. (AFP/Hym/X-8)
Indonesia resmi memimpin Sidang ke-61 Dewan HAM PBB di Jenewa. Simak agenda strategis RI, mulai dari hak pangan anak hingga isu Palestina dan Ukraina.
Menlu Sugiono tegaskan komitmen RI di Markas PBB New York. Dukung gencatan senjata Gaza & pastikan hak Palestina terjaga di Board of Peace (BoP).
Menlu RI Sugiono di sidang DK PBB New York menegaskan komitmen solusi dua negara, soroti krisis kemanusiaan Gaza dan kebijakan Israel di Tepi Barat.
Lebih dari 80 negara PBB mengecam rencana Israel memperluas kendali di Tepi Barat dan mengklaim tanah Palestina sebagai properti negara.
Vatikan resmi menolak bergabung dalam Board of Peace bentukan Donald Trump dan memilih mendukung PBB sebagai pengelola utama krisis diplomatik internasional.
Menlu Sugiono bertemu Sekjen PBB António Guterres di New York, bahas Palestina, Board of Peace, dan partisipasi Presiden Prabowo Subianto.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved