Sabtu 01 Agustus 2020, 14:35 WIB

Malaysia Terapkan Wajib Masker, Melanggar Didenda Rp3,4 Juta

Antara | Internasional
Malaysia Terapkan Wajib Masker, Melanggar Didenda Rp3,4 Juta

Mohd RASFAN / AFP
Warga menggunakan masker berjalan di kawasan perbelanjaan Kuala Lumpur, malasysia

 

PEMERINTAH Malaysia mulai menerapkan peraturan wajib menggunakan masker mulai Sabtu (1/8) dengan denda RM1000 atau sekitar Rp3,4 juta bagi yang ketahuan tidak menggunakannya.

Informasi yang dihimpun dari Grup Telegram Majelis Keselamatan Negara (MKN), Sabtu, kewajiban menggunakan masker tersebut berlaku di transportasi umum dan di kawasan penuh orang seperti pasar tani, pasar raya (supermarket), taman rekreasi serta tempat wisata.

Mereka yang diketahui tidak mematuhi aturan tersebut bakal dikenai hukuman denda RM1.000 sesuai Undang-Undang Pencegahan dan Pengawalan Penyakit Berjangkit 1988 (Undang-Undang 342).

Peraturan tersebut juga berlaku di semua stasiun pengangkutan umum seperti LRT, MRT, layanan e-hailing (transportasi online) dan bus.

Masyarakat juga boleh menggunakan masker yang dijahit sendiri tetapi perlu mematuhi spesifikasi yang telah ditetapkan WHO yaitu jenis tiga lapisan pabrik bersifat menyerap air di bahagian dalam, bahan yang mampu menghindar penyerapan air di lapisan luar dan kain yang bisa meningkatkan saringan atau menahan tetesan cairan di tengah.

Bagi anak-anak yang berumur kurang dari dua tahun, pemakaian masker adalah tidak wajib mempertimbangkan kesukaran bernafas.

Hal tersebut juga berlaku bagi individu yang berkebutuhan khusus / cacat atau tidak dapat menggunakan masker tanpa bantuan.

Dalam penjelasan sebelumnya Menteri Pertahanan Malaysia, Datuk Seri Ismail Sabri mengatakan keputusan tersebut dibuat melihat jumlah kasus yang kembali meningkat selain kepatuhan rakyat terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) pengendalian COVID-19 yang semakin berkurang.
 
"Tingkat kepatuhan SOP di kalangan umum semakin menurun termasuk di dalam transportasi publik, penggunaan masker dan penjarakan sosial (social distancing) yang tidak dipatuhi," katanya.(OL-4)

Baca Juga

AFP

Trump Tinggalkan 'Wasiat' untuk Biden

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Rabu 20 Januari 2021, 23:52 WIB
Trump tidak memasuki Oval Office tetapi meninggalkan pesan pada seorang ajudan sebelum meninggalkan kediaman eksekutif sekitar pukul 8...
AFP/Brendan Smialowski

Jelang Biden Dilantik, Mahmakah Agung AS Diancam Diledakkan

👤Widhoroso 🕔Rabu 20 Januari 2021, 23:32 WIB
Gedung Mahkamah Agung AS dapat ancaman bom....
ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

Pabrik Tempe Pertama RI Resmi Dibangun di Tiongkok

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 20 Januari 2021, 23:01 WIB
Pabrik tempe tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia di Tiongkok yang dikatakan cukup besar untuk mendapatkan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya