Senin 14 September 2020, 03:30 WIB

Preman Berpotensi Menyalahgunakan Kewenangan

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Preman Berpotensi Menyalahgunakan Kewenangan

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Polisi melakukan sosialisasi penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan di kawasan pasar.

 

POLRI menggandeng preman pasar untuk ikut mendisiplinkan penggunaan masker kepada warga.

Wakil Kapolri Komjen Gatot Eddy Pramono menyatakan pelibatan preman dilakukan dengan pengarahan dan pengawasan dari aparat penegak hukum. Preman juga diminta bersikap humanistis dalam mendisiplinkan warga.

Menurut psikolog forensik Reza Indragiri Amriel, gagasan Komjen Gatot terlalu berisiko jika direalisasikan.

Ia menilai kalangan preman yang dicap publik sebagai pelaku vigilantisme tidak mungkin berubah tabiat dalam waktu singkat.

“Sehingga alih-alih efektif sebagai pamong masker, lebih besar kemungkinan mereka menyalahgunakan kewenangan. Ujung-ujungnya, polisi selaku perekrut jeger yang rugi akibat tererosinya kepercayaan masyarakat,” kata Reza, kemarin.

Reza juga mengakui bahwa polisi sesungguhnya memiliki pekerjaan berat karena harus mengamankan dan mengawal warga akan pentingnya mema tuhi protokol kesehatan covid-19. Namun, hal itu bukan berarti polisi tidak hadir untuk melindungi warganya.

“Tidak hanya capek dengan tugas-tugas tambahan terkait dengan pengendalian wabah di tengah masyarakat, personel polisi juga cemas menghadapi risiko tertular, jam kerja yang lebih panjang, dan itu berdampak terhadap kesehatan dan kebahagiaan mereka. Pokoknya, polisi harus hadir. Itulah ekspektasi bahkan tuntutan yang kalau mau jujur, kurang manusiawi juga,” terang dia.

Panglima Kodam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman mengatakan pihaknya akan mengajak komunitas masyarakat untuk melancarkan jalannya penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang dimulai hari ini.

Ia mengharapkan seluruh masyarakat DKI Jakarta agar bisa memahami dan lebih penting menyadari bahwa di berlakukannya PSBB ialah untuk kepentingan masyarakat itu sendiri.

“Kami akan bekerja sama dan melibatkan komunitas masyarakat untuk bersamabersama bertanggung jawab agar penyebaran covid-19 di Jakarta semakin menurun setiap harinya,” tandasnya. (Ykb/J-2)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto.

Sidang Pekan Depan, JPU Hadirkan Delapan Saksi Fakta Kasus Unlawful Killing

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 21:47 WIB
Penasihat hukum terdakwa, Henry Yosodiningrat, meminta agar nanti saksi tersebut dihadirkan secara satu per satu dan pihaknya ingin...
MI/Andri Widiyanto.

Penasihat Hukum Terdakwa Unlawful Killing tidak Keberatan Atas Dakwaan

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 21:33 WIB
Namun demikian, lanjut Henry, ada beberapa catatan sesuai dengan uraian penuntut umum sendiri yang dianggap perlu diangkat dan diketahui...
MI/Andri Widiyanto.

Terdakwa Unlawful Killing Laskar FPI Dijerat Pasal Pembunuhan dan Penganiayaan

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 21:21 WIB
Briptu Fikri disebut termasuk ke dalam salah satu orang yang menyebabkan tewasnya empat laskar...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya