Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebanyak 132 juta orang di seluruh dunia akan mengalami kelaparan tahun ini karena dampak pandemi covid-19, demikian laporan PBB yang dirilis pada Senin (13/7).
"Pandemi covid-19 mempengaruhi sistem pangan global-semua kegiatan dan proses produki, distribusi serta konsumi pangan," tulis laporan State of Food Security and Nutrition in the World seperti dilansir dari ansa.it
Baca juga: WHO Laporkan Peningkatan Kasus
"Meskipun masih terlalu dini untuk menilai dampak lockdown dan pembatasan lain, diperkirakan bahwa setidaknya, 83 juta orang, dan mungkin sebanyak 132 juta, mungkin kelaparan pada tahun 2020 sebagai akibat dari resesi ekonomi dipicu oleh covid-19. Kemunduran ini memperberat pencapaian Sustainable Development 2 (Zero Hunger)."
Laporan tersebut dirilis oleh tiga badan pangan PBB yang berbasis di Roma, Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), Dana Internasional untuk Pengembangan Pertanian (IFAD dan Program Pangan Dunia PBB (WFP), ditambah Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Dikatakan bahwa hampir 690 juta orang kelaparan di seluruh dunia pada 2019.
Meskipun angka ini lebih rendah dari angka yang diberikan dalam laporan sebelumnya, PBB mengatakan penurunan itu karena belum adanya pembaruan data untuk Tiongkok dan negara-negara berpenduduk padat lainnya.
Ditekankan bahwa 'tidak ada perubahan dalam tren'.
'Merevisi seluruh laporan tentang kelaparan sejak tahun 2000 menghasilkan kesimpulan yang sama: setelah terus berkurang selama beberapa dekade, kelaparan kronis perlahan-lahan mulai meningkat pada tahun 2014 dan semakin bertambah tiap tahunnya'.
Diperkirakan bahwa tingkat kelaparan meningkat hingga 10 juta pada 2019 dari 2018, dan hampir 60 juta dalam lima tahun. (ANSA/H-3).
Presiden Prancis Emmanuel Macron resmi menolak undangan Donald Trump untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza. Apa alasan di baliknya?
Pobee menyampaikan kembali keprihatinan mendalam Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres atas laporan penggunaan kekuatan berlebihan di Iran.
KEDUTAAN Besar Republik Islam Iran di Jakarta, Rabu (14/1), menyampaikan klarifikasi terkait perkembangan unjuk rasa dan kerusuhan yang terjadi dalam demonstrasi Iran.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak pemerintah Iran segera menghentikan seluruh bentuk kekerasan dan tindakan represif terhadap para pengunjuk rasa.
Pakar PBB mengecam pelanggaran HAM berat di Iran, termasuk penggunaan kekuatan mematikan dan ancaman hukuman mati bagi demonstran. Simak laporan lengkapnya.
Presiden Prancis Emmanuel Macron kecam kebijakan Trump tarik AS dari 66 organisasi internasional & isu Greenland. Peringatkan krisis kepemimpinan global.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Studi Nature Communications ungkap pandemi Covid-19 mempercepat penuaan otak rata-rata 5,5 bulan, meski tanpa infeksi. Siapa yang paling terdampak?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved