Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Menlu AS Sebut PBB Nyaris tidak Berperan Selesaikan Konflik Global

Dhika Kusuma Winata
15/2/2026 12:49
Menlu AS Sebut PBB Nyaris tidak Berperan Selesaikan Konflik Global
Logo PBB.(AFP/MICHAEL M SANTIAGO)

MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio melontarkan kritik keras terhadap Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dia menyebut lembaga multilateral itu nyaris tidak memainkan peran berarti dalam menyelesaikan berbagai konflik internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Rubio saat berpidato dalam Konferensi Keamanan Munich ke-62 di Muenchen, Jerman, Sabtu (14/2) waktu setempat.

Di hadapan para pemimpin dan pejabat tinggi dari berbagai negara, ia menilai upaya diplomatik global belakangan lebih banyak digerakkan oleh kepemimpinan Amerika Serikat dibandingkan forum internasional.

“PBB hampir tidak memiliki peran dalam menyelesaikan konflik,” kata Rubio.

Menurut dia, dibutuhkan kepemimpinan Washington serta kemitraan dengan sejumlah negara untuk sekadar mempertemukan pihak-pihak yang bertikai di meja perundingan demi mencari perdamaian yang hingga kini masih sulit dicapai.

Kritik tersebut muncul di tengah ketegangan yang terus berlangsung antara Amerika Serikat dan negara-negara Eropa. Situasi itu kian memanas setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan keinginannya untuk mencaplok Greenland, pernyataan yang memicu reaksi keras dari sejumlah sekutu Washington.

Dalam pidatonya, Rubio mendesak agar lembaga-lembaga global direformasi agar lebih responsif terhadap tantangan zaman. Meski melontarkan kritik tajam, ia tetap mengakui potensi PBB untuk menjadi alat kebaikan di dunia.

"Namun kita tidak bisa menutup mata bahwa saat ini, dalam isu-isu paling mendesak yang kita hadapi, lembaga itu tidak memiliki jawaban dan nyaris tidak berperan," ucap Rubio.

Rubio juga menyinggung konflik di Gaza. Dia menuding PBB tidak mampu menyelesaikan perang di Gaza lantaran kebuntuan diplomatik yang hingga kini belum menghasilkan solusi permanen.

Di sisi lain, Dewan Perdamaian (Board of Peace) bentukan pemerintahan Donald Trump bakal mengelola wilayah Palestina yang porak-poranda akibat perang. 

Sejumlah negara menyuarakan kekhawatiran bahwa badan tersebut berpotensi mengambil alih sebagian kewenangan PBB dan menjelma menjadi forum utama penyelesaian persoalan global.

Menanggapi kecemasan sekutu-sekutu Eropa, Rubio berupaya memberikan jaminan Washington tetap berkomitmen memperkuat kembali aliansi transatlantik. Dia menegaskan Amerika Serikat menginginkan Eropa yang kuat agar dapat menjadi mitra strategis dalam agenda pembaruan global yang diusung Washington. (AFP/I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya