Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Paus Leo XIV Berdoa Deru Bom AS-Israel dan Iran Berhenti

Wisnu Arto Subari
08/3/2026 20:38
Paus Leo XIV Berdoa Deru Bom AS-Israel dan Iran Berhenti
Paus Leo XIV.(Al Jazeera)

PEMIMPIN Gereja Katolik Dunia, Paus Leo XIV, menyampaikan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik di Timur Tengah yang telah memasuki hari kesembilan. Dalam pesan usai doa Angelus pada Minggu (8/3/2026), Paus menyerukan agar aksi militer segera dihentikan demi membuka ruang dialog.

Kekhawatiran Meluasnya Konflik ke Libanon

Paus kelahiran Amerika Serikat tersebut menyoroti iklim kebencian dan ketakutan kini menyelimuti kawasan tersebut. Ia secara khusus mengungkapkan kekhawatirannya bahwa perang yang dipicu oleh serangan udara AS-Israel ke Iran ini dapat menyeret negara-negara tetangga ke dalam pusaran instabilitas.

"Ditambah dengan episode kekerasan dan kehancuran serta iklim kebencian dan ketakutan yang meluas, ada kekhawatiran bahwa konflik akan menyebar, dan bahwa negara-negara lain di kawasan itu, termasuk Libanon tercinta, mungkin sekali lagi akan terjerumus ke dalam ketidakstabilan," ujar Paus Leo XIV.

Konteks Konflik: Perang pecah sembilan hari lalu dipicu oleh serangan udara masif AS-Israel ke wilayah Iran. Hingga kini, balasan rudal dan drone Iran telah menjangkau berbagai titik di negara-negara Teluk.

Situasi Terkini: Teheran Membara dan Sikap Donald Trump

Kondisi di ibu kota Iran, Teheran, dilaporkan masih mencekam. Kepulan asap tebal masih menyelimuti sebagian besar kota setelah serangan udara AS-Israel menghancurkan gudang bahan bakar strategis. Di tengah situasi darurat ini, Iran dikabarkan tengah bersiap mengungkapkan sosok Pemimpin Tertinggi barunya.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump bersikap tegas terhadap situasi ini. Meski mengeklaim perang berlangsung dengan cepat, Trump menolak untuk mengesampingkan kemungkinan pengiriman pasukan darat Amerika ke wilayah Iran.

Seruan untuk Gencatan Senjata

Menutup pesannya, Paus Leo XIV menekankan pentingnya mengedepankan kemanusiaan dan menghentikan penggunaan senjata sebagai solusi konflik.

Ia menegaskan bahwa dirinya terus berdoa, "Agar deru bom berhenti, senjata-senjata terdiam, dan ruang untuk dialog terbuka agar suara rakyat dapat didengar."

Hingga saat ini, komunitas internasional terus memantau pergerakan militer di Timur Tengah, sembari mengupayakan jalur diplomasi untuk mencegah perang skala penuh yang lebih luas. (AFP/I-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya