Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Inggris menilai pemberlakuan undang-undang (UU) keamanan baru di Hong Kong merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap deklarasi bersama Inggris dan Tiongkok. Sebagai wilayah bekas kolonialnya, Inggris merasa perlu membantu warga Hong Kong.
Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan bahwa jutaan warga Hong Kong memenuhi syarat untuk menerima paspor kewarganegaraan Inggris di luar negeri (British National Overseas/BNO). Oleh karena itu, pemerintah Inggris akan mengizinkan pemegang paspor BNO bersama keluarganya untuk pindah ke Inggris.
"Kami memperjelas, jika China melanjutkan jalur ini (UU keamanan), kami akan memperkenalkan jalur baru bagi mereka dengan status BNO untuk masuk ke Iggris," ujarnya seperti dilansir South China Morning Post, Kamis (2/7).
Rencananya, Inggris akan menerima warga bekas kolonialnya yang berstatus BNO. Mereka diizinkan tinggal dan bekerja di Inggris dan setelah itu mengajukan permohonan kewarganegaraan tetap.
Baca juga: Rekor, AS Laporkan 52 Ribu Kasus Covid-19 dalam Sehari
Dilaporkan bahwa sekitar 3 juta warga Hong Kong merupakan pemegang paspor BNO. Menteri Luar Negeri Dominic Raab mengatakan bahwa pemegang paspor BNO memiliki hak selama 5 tahun. Setelah itu, mereka dapat mengajukan permohonan status menetap dan secara efektif memberi mereka status permanen.
"Ini adalah rangkaian aturan khusus yang dirancang untuk keadaan seperti ini dan mengingat komitmen bersejarah bersama rakyat Hong Kong," jelas Raab.
Kebijakan tersebut akan berlaku beberapa bulan ke depan. Warga Hong Kong berstatus BNO dipastikan dan dijamin untuk bisa ke Inggris.
"Sementara kami akan memastikan warga negara BNO yang ingin ke Inggris bisa melakukannya dan tetap tunduk pada pemeriksaan imigrasi standar," tuturnya.
Adapun, kebijakan Inggris tersebut merupakan respon atas permberlakuan undang-undang keamanan nasional yang baru di Hong Kong. Hampir 400 warga Hong Kong ditangkap pihak keamanan Tiongkok lantaran dinilai melanggar regulasi tersebut. (SCMP/OL-14)
Inggris Raya tolak permintaan AS gunakan pangkalan Diego Garcia untuk serang Iran. Donald Trump kritik keras PM Keir Starmer soal Kepulauan Chagos.
Presiden AS Donald Trump mengkritik keras langkah PM Inggris Keir Starmer yang akan menyerahkan Kepulauan Chagos ke Mauritius. Trump sebut kesepakatan itu kesalahan besar.
Inggris raih emas pertama di atas salju dalam 102 tahun lewat duet Bankes-Nightingale di snowboardcross. Ini sejarah emas ganda bagi Inggris di Olimpiade Musim Dingin.
BOS Manchester United Jim Ratcliffe menyampaikan permohonan maaf setelah pernyataannya yang menyebut Inggris dikolonialisasi oleh imigran.
THOMAS Tuchel memastikan bersama tim nasional Inggris setelah menandatangani kontrak baru hingga Euro 2028 yang akan digelar di Inggris dan Irlandia.
SINAR Mas Land melalui Digital Hub menerima kunjungan delegasi tingkat tinggi British Council bersama perwakilan lebih dari 25 universitas terkemuka Inggris.
Ledakan toko petasan di Xiangyang, Hubei, Tiongkok, tewaskan 12 orang di tengah perayaan Imlek. Insiden ini picu kembali debat larangan kembang api akibat isu keamanan.
Kedutaan Besar China di AS membantah keras tudingan uji coba nuklir Beijing, menyebutnya sebagai manipulasi politik Washington untuk menjaga hegemoni nuklir.
TIONGKOK bersiap mengoperasikan robot humanoid untuk membantu patroli di pos perbatasan utama dengan Vietnam,
Jepang tangkap kapal nelayan Tiongkok di Nagasaki. Ketegangan meningkat seiring sikap keras PM Sanae Takaichi terkait isu Taiwan dan ancaman militer Beijing.
Koster berharap kedepan hubungan baik antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok dapat meningkatkan hubungan kerjasama antara Provinsi Bali dengan Pemerintah Tiongkok.
Dalam tradisi Tiongkok kuno, feng shui berkembang sebagai sistem penataan ruang berbasis pengelolaan energi (qi) untuk menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kekuasaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved