Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Parlemen Inggris, Senin (18/5), menyatakan dukungan bagi Undang-Undang yang mengakhiri pergerakan bebas bagi pekerja asal Uni Eropa. Namun, proses voting terhadap Undang-Undang itu diwarnai oleh perselisihan terkait pekerja kesehatan asing dan pandemi covid-19.
Undang-Undang itu akan menghapuskan status imigrasi khusus bagi warga negara Uni Eropa, Area Ekonomi Eropa, dan Swiss ketika periode transisi pasca-Brexit berakhir pada 31 Desember mendatang.
Itu dijelaskan mengenai detail mengenai hal itu namun Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah menggarisbawahi rencana untuk sistem imigrasi yang memprioritaskan imigran dengan pekerjaan yang membutuhkan skil tinggi.
Baca juga: Macron dan Merkel Sepakat Bangkitkan Ekonomi Pascapandemi
Keinginan untuk mengendalikan perbatasan Inggris, terutama mengakhiri pergerakan bebas pekerja dari 27 negara anggota Uni Eropa, merupakan hal utama yang menyebabkan digelarnya referendum Brexit pada 2016.
Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel, Senin (18/5), mengatakan sistem baru itu akan lebih tegas, lebih adil, dan lebih seimpel serta akan memegang peran penting dalam upaya Inggris bangkit dari pandemi covid-19.
Namun, Nick Thomas-Symonds dari partai oposisi menuding pemerintah dengan sengaja mengabaikan para pekerja kesehatan asing yang membantu Inggris melawan pandemi covid-19.
"Apa yang terjadi adalah kemunafikan terhadap Pelayanan Kesehatan Nasional (NHS) dan para pekerja kesehatan. Kita bertepuk tangan untuk mereka pada Kamis malam dan kemudian mengatakan mereka tidak diterima di sini pada Senin," ujar Thomas-Symonds.
Dia mengacu pada aktivitas mingguan di Inggris untuk bertepuk tangan bagi para pekerja kesehatan yang bekerja keras melawan pandemi covid-19.
Lebih dari 13% pekerja kesehatan di Inggris berkewarganegaraan non-Inggris dan sebanyak 5,5% adalah warga negara Uni Eropa. (AFP/OL-1)
Pemerintah Inggris investasi £100 juta buka kembali pabrik CO2 di Teesside. Langkah darurat ini diambil guna menjaga pasokan pangan di tengah konflik Iran.
KABAR bohong atau hoaks mengenai pemberlakuan penguncian wilayah (lockdown) di Kent, Inggris, mulai Mei 2026 akibat wabah meningitis, beredar luas di media sosial.
Wabah meningitis MenB di Inggris terkait klaster kampus. Kenali gejala awal, cara penularan, dan langkah pencegahannya.
UKHSA melaporkan 29 kasus penyakit meningokokus di Kent, Inggris, dengan dua korban jiwa. Otoritas kesehatan terus lakukan vaksinasi dan pemberian antibiotik.
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Pemerintah AS menginginkan Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Australia, Kanada, yordania, Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Teluk untuk bergabung dalam koalisi tersebut.
Dia menambahkan bahwa pinjaman Uni Eropa sebesar 106 miliar dolar AS dan memorandum dengan Dana Moneter Internasional (IMF) berisiko gagal.
NINTENDO dikabarkan tengah menyiapkan versi baru dari konsol generasi terbarunya, Nintendo Switch 2, dengan desain baterai yang dapat diganti sendiri oleh pengguna.
Uni Eropa, Jerman, dan Inggris kompak tolak permintaan AS kirim pasukan ke Selat Hormuz. Fokus pada diplomasi demi cegah lonjakan harga minyak global. Simak!
Para petani menerapkan metode panen cerdas iklim dan pemetikan selektif dengan tangan untuk menjaga cita rasa serta memperpanjang umur simpan buah.
Jerman pastikan tidak bergabung dalam misi militer di Selat Hormuz. Menlu Johann Wadephul tegaskan Berlin pilih solusi negosiasi ketimbang keterlibatan tempur.
Iran juga menuduh Uni Eropa melakukan kemunafikan dan standar ganda setelah kepala kebijakan luar negeri blok tersebut mengkritik serangan Hizbullah terhadap Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved