Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Selasa (21/4), mendoakan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un yang dilaporkan menjalani operasi jantung cepat sembuh.
"Saya hanya bisa mengatakan, saya mendoakan yang terbaik untuknya," ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih sembari menggarisbawahi hubungan akrabnya dengan pemimpin Korut itu.
"Saya hanya berharap dia baik-baij saja," imbuh Trump sembari mengatakan dirinya berencana menghubungi Kim untuk mengetahui kondisinya.
"Jika kondisinya benar seperti yang dilaporkan, berarti kondisinya sangat serius."
Baca juga: Negara Bagian AS Gugat Tiongkok Terkait Covid-19
Trump menolak mengatakan dirinya memiliki informasi sebenarnya mengenai kondisi Kim dan menegaskan dia mendapatkan informasi dari media.
"Jadi, saya tidak tahu apakah berita itu benar atau tidak," kilah Trump.
Sebuah laporan pada Selasa (21/4) menyebut Kim tengah dirawat setelah menjalani operasi.
Kondisi kesehatan Kim menjadi sorotan setelah pemimpin Korut itu absen kala Pyongyang merayakan ulang tahun pendiri mereka, kakek Kim, Kim Il Sung, 15 April lalu.
Daily MK, portal berita yang dijalankan oleh pembelot Korut menyebut Kim menjalani operasi jantung pada awal bulan ini dan tengah memulihkan diri di sebuah vila di Provinsi North Phyongan.
"Merokok, obesitas, dan kelelahan berpengaruh pada kondisi jantung Kim," ungkap sebuah sumber di Korut.
CNN, mengutip sumber pemerintah AS, mengatakan Washington terus memonitor sumber intelejen yang menyebut nyawa Kim terancam selepas operasi.
Trump dan Kim telah bertemu dua kali, pertama pada Juni 2018 di Singapura yang merupakan pertemuan pertama pemimpin kedua negara.
Pertemuan berikutnya untuk membahas masalah keamanan dan denuklirisasi di Hanoi, Vietnam pada 2019 gagal mencapai kata sepakat. (AFP/OL-1)
Militer Iran sindir tajam klaim damai Donald Trump. Sebut AS hanya bernegosiasi dengan diri sendiri terkait 15 poin rencana damai dan stabilitas energi.
Iran menyerukan pembentukan aliansi militer Timur Tengah berbasis Al Quran tanpa keterlibatan Amerika Serikat dan Israel.
PEMERINTAH Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah menyampaikan proposal berisi 15 poin kepada Iran sebagai upaya meredakan konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
Amerika Serikat berkomitmen membangun pangkalan permanen di kutub selatan Bulan dengan investasi sebesar US$20 miliar (sekitar Rp338 triliun) selama tujuh tahun ke depan.
RENCANA pengendalian bersama Selat Hormuz oleh Amerika Serikat dan Iran menjadi dinamika baru yang berpotensi mengubah peta kekuatan di Timur Tengah, di tengah konflik
PM Jepang Sanae Takaichi menegaskan upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan di Selat Hormuz di tengah konflik AS-Israel dan Iran.
Militer Iran sindir tajam klaim damai Donald Trump. Sebut AS hanya bernegosiasi dengan diri sendiri terkait 15 poin rencana damai dan stabilitas energi.
Menlu Oman Badr al-Busaidi tegaskan Iran tidak bertanggung jawab atas perang yang dimulai AS-Israel. Oman desak diplomasi demi keamanan Selat Hormuz.
Presiden Trump kirim sinyal baur: klaim misi militer di Iran hampir usai namun tambah 2.500 pasukan. Ketidakpastian ini picu gejolak harga minyak dan pasar saham.
Presiden Donald Trump menyatakan perang melawan Iran telah dimenangkan. Namun, ia tetap membuka peluang serangan udara jika negosiasi pengakhiran konflik menemui jalan buntu.
Setelah satu tahun ditahan tanpa dakwaan, peneliti bahasa AS Dennis Coyle akhirnya dibebaskan oleh Taliban.
Presiden AS Donald Trump menyebut Iran memberikan 'hadiah' signifikan terkait aliran minyak di Selat Hormuz. Apakah ini sinyal berakhirnya perang?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved