Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEDUTAAN Besar RI di Seoul, Korea Selatan (Korsel) meminta warga negara Indonesia (WNI) di negara itu untuk selalu waspada dan tetap tenang menghadapi virus korona COVID-19. Pasalnya, angka korban terinfeksi korona di Korsel terus bertambah hingga mencapai lebih dari 700 orang.
"KBRI Seoul mengimbau seluruh WNI di Korea agar tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa namun melakukan tindakan-tindakan pencegahan penularan virus korona," kata KBRI Seoul dalam pernyataan di situs resmi mereka, Senin (24/2).
KBRI menambahkan, jika WNI memiliki masalah kesehatan agar segera berkonsultasi dan mengunjungi pusat kesehatan setempat.
Baca juga: Korsel Siaga Satu Virus Korona
Mereka juga meminta agar menghindari kontak dengan orang yang menunjukkan gejala penyakit pernapasan akut.
"Dan segera melaporkannya kepada pihak terkait apabila menemukan orang dengan gejala dimaksud," imbuh KBRI.
KBRI Seoul mengatakan pemerintah Korsel melakukan kebijakan pengetatan di bandara bagi penumpang keluar masuk. Mereka juga melakukan karantina terhadap penumpang atau warga Korsel yang masuk dan dicurigai terinfeksi korona.
"Disarankan kepada seluruh WNI yang tinggal dan akan mengunjungi Korea Selatan untuk senantiasa mengikuti arahan petugas kesehatan saat dilakukan pemeriksaan kesehatan di bandara dan tempat-tempat umum," seru mereka.
KBRI Seoul memiliki layanan telepon hotline bagi WNI dan dapat dihubungi WNI di nomor +82-10-5394-2546.
Korsel melaporkan tambahan 161 kasus terbaru virus korona COVID-19 pada hari ini, Senin (24/2), yang menjadikan angka totalnya mencapai 763.
Angka tersebut merupakan yang terbesar di luar Tiongkok, negara pusat penyebaran virus korona.
Lonjakan kasus korona di Korsel dikait-kaitkan dengan sekelompok anggota grup keagamaan di Kota Daegu. Sebagian besar kasus korona di 'Negeri Gingseng' terkait dengan gereja Shincheonji Church of Jesus di kota tersebut.
Dalam tambahan kasus 161 kasus terbaru pun, 129 di antaranya berasal dari Kota Daegu.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korsel mengonfirmasi adanya tambahan dua kematian akibat korona, sehingga total korban tewas mencapai tujuh orang.
Minggu (23/2), Presiden Korsel Moon Jae-in menaikkan status siaga virus korona ke level tertinggi. Penaikan status dinilai perlu untuk memperkuat respons pemerintah dalam menanggulangi COVID-19. (OL-1)
Pemerintah Korea Selatan menyelidiki 1.868 penjualan tiket ilegal konser reuni BTS. Polisi dilibatkan untuk memberantas calo dan melindungi penggemar.
LUMINA resmi debut dengan single 안녕, Bintang (Hello, Bintang). Grup hybrid Indonesia-Korea ini usung konsep Magical High-teen dan inklusivitas.
Riset Travel Pulse Klook mengungkap Jepang, Korea, dan Tiongkok jadi primadona musim semi 2026.
Intip keseruan ILLIT dan CORTIS saat menyambut kepulangan atlet Korea Selatan dari Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 di Blue House, Seoul.
Otoritas Seoul telah menetapkan peringatan Level 4 untuk seluruh wilayah Iran.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan siap menjalin hubungan baik dengan Amerika Serikat jika status nuklir negaranya diakui, namun ia menutup pintu bagi Korea Selatan.
KBRI Warsawa bekerja sama dengan ASITA menghadirkan 21 pelaku industri (sellers) asal Indonesia, mulai dari operator tur hingga perwakilan hotel dari destinasi unggulan.
KBRI Warsawa memboyong empat jenama UMKM unggulan, yaitu Serlium Leathers, Ittaherl, Roka Collections, dan Umiy Lasega Batik.
Di sisi lain, Dave mengingatkan kasus penembakan tersebut jadi peringatan bagi warga negara Indonesia (WNI) lainnya. Khususnya ketika berpergian untuk tetap waspada.
Bagi WNI yang telah tinggal di Thailand selama lebih dari enam bulan, disarankan untuk melakukan lapor diri melalui portal Peduli WNI.
KBRI di Phnom Penh mengimbau seluruh WNI di Kamboja untuk menghindari atau membatasi perjalanan ke wilayah yang terdampak konflik bersenjata antara Kamboja dan Thailand
Duta Besar RI untuk Kerajaan Kamboja, Dr. Santo Darmosumarto, menyampaikan apresiasi atas langkah tegas dan transparan Pemerintah Kamboja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved