Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Venezuela, Nicolas Maduro, mengatakan dirinya tidak takut dengan pertempuran militer. Pernyataannya merespons langkah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang disinyalir berencana menyerang Venezuela dengan dukungan sekutu regional.
"Kami tidak menginginkan perang, kami tidak menginginkan kekerasan, kami tidak menginginkan terorisme. Tetapi, kami tidak takut dengan pertempuran militer dan kami akan menjamin perdamaian," ujar Maduro dalam pidato yang disiarkan televisi lokal, Selasa (18/2).
"Donald Trump yakin bahwa Venzuela mudah untuk dimasuki," seru pemimpin sosialis, yang menuduh AS telah mengumpulkan pasukan tentara bayaran.
Baca juga: Trump Bekukan Seluruh Aset Pemerintah Venezuela di AS
AS merupakan salah satu dari 50 negara yang mengakui pemimpin oposisi, Juan Guaido, sebagai presiden sementara Venezuela. Tepatnya setelah pemilihan umum 2018 yang dikecam secara luas. Akan tetapi, Maduro masih mendapat dukungan dari Turki, Rusia, Tiongkok, dan Kuba.
Maduro menyebut latihan militer dilakukan selama akhir pekan, untuk mengantisipasi rencana serangan yang diatur AS, Kolombia dan Brasil. Berdasarkan data resmi, sekitar 2,4 juta tentara dan anggota milisi sipil dikerahkan di seluruh negeri.
Menteri Pertahanan Venezuela, Jenderal Vladimir Padrino, mengatakan latihan tersebut dilakukan berdasarkan ancaman nyata, bukan yang dibayangkan. Trump bertekad menghancurkan pemerintahan Maduro dalam pidato kenegaraan tahunan di Kongres, yang juga dihadiri Guaido, awal bulan ini.(RFI/OL-11)
Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Türk melaporkan dugaan penyiksaan dan penahanan sewenang-wenang di Venezuela masih berlanjut di bawah kepemimpinan Delcy Rodríguez.
Venezuela dan AS sepakat bekerja sama mengembangkan sektor pertambangan. Reformasi hukum disiapkan untuk menarik perusahaan raksasa tambang global.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa operasi yang dilakukan AS terhadap Venezuela dapat menjadi contoh dalam menghadapi dinamika kekuasaan di Iran.
Menteri Luar Negeri Venezuela menuntut pembebasan segera Nicolas Maduro yang ditangkap pasukan AS. Simak perkembangan terbaru pasca-kudeta Januari 2026.
Gelombang pembebasan tahanan politik di Venezuela dimulai. Sebanyak 1.557 orang ajukan amnesti, termasuk pengosongan penjara El Helicoide yang kontroversial.
kasus dugaan penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus dan keterlibatan oknum TNI dalam kasus ini menjadi ujian bagi kredibilitas sistem peradilan militer di mata publik.
Komandan Islamic Revolutionary Guard Corps mengancam meluncurkan rudal ke Siprus di tengah eskalasi konflik Iran-AS-Israel. Jerman bersiap mengevakuasi warganya dari kawasan Timur Tengah.
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI, Jazilul Fawaid, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno.
Serangan dua drone Iran memicu kebakaran di Pangkalan Al Salam Abu Dhabi yang menampung pasukan Prancis. UEA memastikan tidak ada korban jiwa.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menekankan pentingnya peran satuan-satuan tempur sebagai fondasi utama kekuatan pertahanan nasional.
PRESIDEN Xi Jinping melakukan penyelidikan antikorupsi terhadap sejumlah petinggi militer, termasuk Jenderal senior Zhang Youxia, untuk memperkuat profesionalisme angkatan bersenjata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved