Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) belum memutuskan apakah penyebaran virus korona, yang muncul dari Kota Wuhan, Tiongkok, sebagai darurat kesehatan global.
Dalam konferensi pers pada Rabu waktu setempat, Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan komite darurat untuk korona virus corona akan kembali mengadakan pertemuan pada Kamis waktu setempat. Tepatnya setelah terjadi silang pendapat terkait keputusan tersebut.
“Ini adalah situasi yang berkembang dan kompleks. Keputusan apakah akan mengumumkan keadaan darurat publik adalah sesuatu yang saya anggap sangat serius,” ujar Tedros. Dia menambahkan saran tentang tindakan yang akan diambil juga akan diberikan kemudian.
Dia pun memuji langkah-langkah Tiongkok dalam menanggapi wabah virus. "Jika kita ingin menjaga dunia aman, transparansi adalah yang utama. Dan itulah yang telah kita lihat," pungkasnya.
Baca juga: Kemenkes Yakin Virus Korona belum Masuk Indonesia
Komite darurat melakukan pertemuan di Jenewa, Swiss. Melalui telekonferensi, mereka mengabarkan direktur jenderal tentang keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.
Virus korona juga dikenal sebagai 2019-nCoV, menyebabkan gejala seperti pneumonia. Virus itu teridentifikasi di Kota Wuhan, Tiongkok, yang memiliki populasi 11 juta jiwa pada akhir tahun lalu. Gejala virus termasuk demam, batuk, dan kesulitan bernapas.
Ratusan kasus telah dilaporkan di seluruh dunia, dengan Tiongkok mengonfirmasikan 440 kasus pada Rabu waktu setempat. Tedros menyebut otoritas berwenang mengambil kebukan keputusan yang tidak biasa, dengan menutup akses transportasi umum untuk menghentikan penyebaran virus.(OL-11)
Cek kesehatan berkala sangat dianjurkan untuk masyarakat dengan tujuan mengetahui status kesehatan, mendeteksi dini gangguan kesehatan, dan meningkatkan pemahaman tentang kesehatan.
MEMASUKI tahun 2026, kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan preventif semakin meningkat, termasuk dengan mengonsumsi suplemen kesehatan.
Sejumlah jenis makanan tidak dianjurkan untuk dipanaskan berulang kali karena dapat merusak zat gizi dan bahkan memicu pembentukan senyawa berbahaya bagi kesehatan.
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan capaian dan penghargaan inovasi daerah tidak boleh menjadi titik akhir dalam berinovasi.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved