Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan melakukan serangan besar-besaran jika Iran membalas kematian petinggi militernya, Qasem Soleimani.
Trump juga memperingatkan bakal adanya sanksi ekonomi yang besar terhadap sekutunya, Irak, jika berani mengusir pasukan AS yang bermarkas di Irak.
"Kalau Iran bertindak, bakal ada serangan balasan dari Amerika," ungkap Trump saat bertolak ke Washington, Minggu (5/1) waktu setempat.
Setidaknya ada 52 lokasi yang bakal jadi target serangan balik AS, termasuk situs-situs bersejarah. Menurut Trump, sah jika situs-situs milik Iran tersebut jadi sasaran.
Soleimani, 62, ialah komandan Pasukan Quds Iran yang tewas akibat serangan rudal AS saat tiba di Bandara Baghdad, Irak, pada Jumat (3/1).
Sementara itu, warga Iran kemarin turun ke jalanan untuk mengenang Soleimani.
"Hancurkan Amerika! Hancurkan Israel!" teriak mereka.
Iran juga telah menyatakan akan kembali melanjutkan program pengayaan uranium yang sebelumnya dihentikan berdasarkan perjanjian dengan Barat di 2015.
Perkembangan itu membuat prihatin Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Prancis Emmanuel Macron, serta Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. "Ketegangan ini harus dihentikan," ungkap mereka dalam pernyataan bersama, kemarin.
WNI waspada
Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, mengimbau warga negara Indonesia (WNI) di Iran dan Irak untuk waspada.
"Terkait perkembangan hubungan AS dan Iran, kedutaan besar kita di Irak dan di Iran sudah mengeluarkan imbauan kepada WNI untuk meningkatkan kewaspadaan," kata Faizasyah dalam pesan singkat, kemarin.
Pihaknya pun terus memantau perkembangan konflik tersebut agar dapat menyusun langkah-langkah perlindungan bagi WNI di Iran dan Irak.
Kemenlu RI telah menyatakan keprihatinan Indonesia dengan eskalasi yang terjadi di Irak. Kemenlu meminta semua pihak menahan diri.
Adapun bagi WNI yang berada di Irak, jika memerlukan bantuan, dapat menghubungi hotline KBRI Baghdad di nomor +9647500365228. (AFP/Rif/X-11)
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa atau PBB dan Rusia menyatakan tidak akan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memperingatkan Iran soal konsekuensi sangat traumatis jika gagal mencapai kesepakatan nuklir.
Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) terancam tutup akibat kegagalan negosiasi imigrasi. Simak poin-poin tuntutan Demokrat dan sikap keras Gedung Putih.
Presiden Donald Trump resmi membatalkan "endangerment finding" 2009, kebijakan kunci era Obama yang membatasi gas rumah kaca. Simak dampak ekonomi dan pro-kontra medisnya di sini.
DUA sekutu utama Amerika Serikat (AS) di Eropa, Polandia dan Italia memutuskan tidak bergabung dengan Dewan Perdamaian atau Board of Peace
Demokrat tuding Jaksa Agung Pam Bondi tutupi berkas Jeffrey Epstein dan jadikan DOJ alat balas dendam Trump.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memperingatkan Iran soal konsekuensi sangat traumatis jika gagal mencapai kesepakatan nuklir.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Teheran tak akan tunduk pada tuntutan berlebihan AS terkait program nuklir, di tengah negosiasi dan meningkatnya ketegangan kawasan.
Iran peringati 47 tahun Revolusi Islam 1979. Presiden Pezeshkian tegaskan menolak agresi AS, namun tetap siap dialog dan verifikasi program nuklir damai.
Presiden Donald Trump menyatakan Iran ingin membuat kesepakatan nuklir baru. Ia memperingatkan Teheran akan "bodoh" jika menolak tawaran tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved