Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETEGANGAN Iran-Amerika Serikat yang dipicu tewasnya Komandan Garda Revolusi Iran Jenderal Qasem Soleimani di Irak ikut mengerek harga minyak dunia.
Lonjakan harga minyak itu dipicu kekhawatiran pecahnya perang di kawasan teluk setelah serangan AS di dekat bandara di Ibu Kota Irak, Baghdad.
Dalam transaksi di London, Brent melonjak 4,5% menjadi 69,23 dollar AS per barel dan WTI melonjak 4,1% menjadi 63,71 dollar AS, karena para pedagang cemas atas peningkatan dramatis dalam ketegangan.
Baca juga : Tiongkok Minta Iran-AS Tahan Diri Usai Pembunuhan Jenderal Iran
"Mereka takut Iran akan membalas pembantaian terhadap Soleimani," kata analis Nordea Markets, Thina Margrethe Saltvedt, kepada AFP, seraya menambahkan Teheran dapat menargetkan instalasi minyak atau infrastruktur transportasi.
Cailin Birch, ekonom global di The Economist Intelligence Unit, menambahkan pasar takut akan ‘konflik yang lebih luas’.
Harga minyak mencatat rekor lonjakan pada September setelah serangan terhadap dua fasilitas minyak Arab Saudi, yang memangkas setengah dari jumlah ekspor negara utama penyuplai minyak dunia itu. (AFP/OL-7)
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Macron sebelumnya menyatakan di media sosial bahwa ia telah berbicara dengan Presiden AS Donald Trump dan Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani.
Langkah tersebut mencakup tuntutan kompensasi, termasuk pembayaran atas seluruh jenis kerugian yang dialami Iran, tambahnya.
Ia memperingatkan ambisi Israel menggulingkan pemerintahan Iran akan memerlukan kampanye darat berkepanjangan.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Trump membantah keterlibatan AS dalam serangan ke ladang gas Iran, meski Israel klaim koordinasi. Eskalasi konflik picu ancaman Iran dan lonjakan harga minyak dunia.
Hubungan AS-Inggris memanas. Presiden Trump sebut Inggris mengecewakan karena enggan terlibat aktif dalam pengamanan Selat Hormuz.
HARGA minyak dunia sempat anjlok tajam di tengah konflik Amerika Serikat dan Iran setelah pernyataan Presiden Donald Trump yang mengisyaratkan perang bisa segera berakhir.
Bursa Asia rontok setelah IRGC ancam harga minyak tembus US$200. Nikkei dan KOSPI anjlok di atas 7% akibat kekhawatiran inflasi global pasca serangan AS-Israel ke Iran.
Harga minyak dunia melonjak tajam pada Jumat setelah meningkatnya kekhawatiran gangguan pasokan energi akibat konflik Timur Tengah.
KEPALA Ekonom Josua Pardede menilai penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz berpotensi menambah tekanan terhadap nilai tukar rupiah akibat lonjakan harga minyak
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved