Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MAJELIS Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Jumat (27/12), mengadopsi anggaran operasi senilai US$3,07 miliar yang untuk pertama kalinya termasuk pendanaan untuk penyelidikan kejahatan perang di Suriah dan Myanmar.
Anggaran mengalami sedikit peningkatan dari angka 2019 sebesar US$ 2,9 miliar. anggaran operasi senilai US$3,07 miliar yang untuk pertama kalinya termasuk pendanaan untuk penyelidikan kejahatan perang di Suriah dan Myanmar.
Peningkatan tersebut disebabkan oleh misi tambahan yang ditugaskan ke Sekretariat PBB, penyesuaian inflasi dan nilai tukar, menurut diplomat.
Hal itu termasuk misi pengamat di Yaman, misi politik yang didirikan di Haiti, penyelidikan kejahatan yang dilakukan di Suriah sejak pecahnya perang saudara pada 2011, dan di Myanmar setelah penumpasan pada 2017 terhadap minoritas muslim Rohingya.
Untuk pertama kalinya, anggaran untuk penyelidikan Suriah dan Myanmar--yang sebelumnya dibiayai oleh kontribusi sukarela--pada 2020 akan ditransfer ke anggaran sekretariat PBB dan akan menerima kontribusi wajib dari 193 negara anggota.
Rusia mengusulkan beberapa amandemen selama negosiasi di Komite Anggaran dan dalam sesi pleno Majelis Umum.
Pada setiap pemungutan suara, Rusia, Suriah, Myanmar, dan pendukungnya, termasuk Korea Utara, Iran, Nikaragua, dan Venezuela, kalah suara. Mereka semua menyatakan mereka memisahkan diri dari referensi ke mekanisme investigasi dalam resolusi yang diadopsi.
Rusia mengatakan akan memeriksa pembayaran wajib masa depannya mengingat hasil pemungutan suara dan memperkirakan peningkatan tunggakan yang saat ini mengganggu keuangan PBB karena negara-negara tidak membayar cukup.
Moskow berargumen, Jumat (27/12), mekanisme investigasi itu tidak sah, sementara Damaskus menekankan itu tidak memiliki mandat dari Dewan Keamanan.
Anggaran operasi PBB terpisah dari anggaran tahunan untuk operasi pemeliharaan perdamaian sejumlah US$6 miliar yang diadopsi pada Juni lalu. (AFP/Hym/OL-09)
Suriah kerahkan ribuan tentara dan roket ke perbatasan Libanon demi cegah penyelundupan senjata serta infiltrasi milisi di tengah eskalasi konflik Israel-Hizbullah.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
K PBB cabut sanksi terhadap eks kelompok HTS. Langkah ini memperkuat legitimasi transisi politik Presiden Ahmed al-Sharaa pascajatuhnya rezim Assad di Suriah.
Pemerintahan Trump bersiap menarik seluruh pasukan AS dari Suriah dalam beberapa bulan ke depan. Fokus militer kini bergeser ke arah ketegangan yang memuncak dengan Iran.
Amerika Serikat dan pasukan sekutu melancarkan serangan besar ke target ISIS di Suriah sebagai balasan atas serangan mematikan terhadap pasukan AS.
AS serang target ISIS di Suriah sebagai pembalasan atas tewasnya 3 anggota militer. Menhan Pete Hegseth tegaskan komitmen Trump bela rakyat dan keamanan AS.
PEMERINTAH Tiongkok mengeksekusi 11 terpidana, termasuk anggota keluarga Ming, yang terlibat jaringan penipuan telekomunikasi lintas negara serta pembunuhan berencana di Myanmar.
Aung San Suu Kyi kini genap 20 tahun dalam tahanan. Di tengah kondisi kesehatan yang misterius, mampukah "The Lady" mengakhiri perang saudara di Myanmar?
PARTAI yang berafiliasi dengan militer dan selama ini mendominasi politik Myanmar mengeklaim kemenangan besar dalam tahap pertama pemilihan umum yang digelar junta militer.
DIREKTORAT Pelindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri, bekerja sama dengan KBRI Yangon dan KBRI Bangkok, kembali memulangkan 54 WNI dari perbatasan Myanmar-Thailand.
KBRI di Yangon melaporkan bahwa sebanyak 56 WNI yang terdampak operasi penertiban pusat online scam dan online gambling di kawasan KK Park dan Shwe Kokko, Myawaddy.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengingatkan bahwa pola tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Indonesia semakin berkembang dan kian sulit dideteksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved