Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMUNGUTAN suara yang digelar DPR Amerika Serikat (AS) menjadi hari bersejarah bagi Presiden Donald Trump. Dia menjadi presiden ketiga AS yang dimakzulkan dalam sejarah negara itu.
Namun, Trump yang menggelar kampanye di Michigan bersama pendukung setianya justru mengaku tidak mempermasalahkan pemakzulan tersebut dan menyebut ia tengah bersenang-senang.
"Saya tidak khawatir," ujar Trump di hadapan sekitar 7 ribu pendukungnya di Battle Creek, Michigan, Kamis (19/12) WIB.
"Saya tidak tahu tentang Anda, namun saya bersenang-senang,” sambungnya.
Trump justru berpendapat pemakzulan akan membantunya memperoleh masa jabatan kedua pada pemilu presiden AS yang digelar tahun depan.
"Saya lebih suka berada di sini. Kumpulan ini hebat. Kamu menginspirasi,” tutur Trump
"Empat tahun lagi, empat tahun lagi," seru para pendukung Trump garis keras tersebut merespon pernyataan Trump.
Baca juga: Dimakzulkan, Trump Tuding Demokrat Penuh Kebencian
Lebih lanjut, Trump menuding Partai Demokrat penuh dengan kebencian setelah dirinya dimakzulkan atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan menghalangi penyelidikan Kongres.
“Demokrat mendeklarasikan kebencian dan penghinaan mereka yang mendalam bagi pemilih Amerika. Mereka telah mencoba memakzulkan saya sejak hari pertama," tegas Trump.
Bersamaan dengan kampanyenya di Michigan, pemungutan suara yang digelar di DPR AS berhasil mengantongi dukungan mayoritas suara anggota parlemen untuk memakzulkan Trump.
Setelah Trump berhasil dimakzulkan DPR AS yang dikuasai Partai Demokrat, ia selanjutnya akan diadili Senat AS yang dikuasai Partai Republik.
Pemungutan suara yang lebih dulu dilakukan terhadap pasal penyalahgunaan kekuasaan, mengantongi dukungan sebanyak 230 suara, berbanding 197 suara yang menentangnya.
Adapun pada pemungutan suara terkait pasal menghalangi penyelidikan kongres, sebanyak 229 suara menyatakan dukungannya, berbanding 198 suara yang menentangnya. (AFP/OL-2)
Donald Trump kembali mengeraskan sikap terhadap Iran.Trump menyebut pergantian rezim di Teheran sebagai solusi terbaik
Presiden Donald Trump mengancam akan mengerahkan kekuatan militer besar jika negosiasi nuklir dengan Iran gagal. AS kirim kapal induk ke Timur Tengah.
Di tengah ketegangan dengan AS terkait Greenland dan tarif dagang, Kanselir Jerman Friedrich Merz memperingatkan runtuhnya tatanan dunia di Konferensi Keamanan Munich.
Perseteruan memanas, pemerintahan Trump resmi menggugat Harvard atas dugaan penghambatan investigasi hak sipil terkait proses penerimaan mahasiswa.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa atau PBB dan Rusia menyatakan tidak akan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memperingatkan Iran soal konsekuensi sangat traumatis jika gagal mencapai kesepakatan nuklir.
PERWAKILAN Demokrat Al Green dari Texas mengatakan ia baru saja mengajukan Pasal-Pasal Pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump atas dugaan ancaman pembersihan etnis di Gaza.
EKS Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terbang tetap membantah bersalah dalam kasus yang jika terbukti dapat membuatnya dipenjara puluhan tahun.
Otoritas federal AS dan Kepolisian Capitol memperingatkan bahwa orang-orang yang terkait dengan kelompok milisi telah membahas serangan 4 Maret kepada Partai Demokrat.
Pimpinan minoritas Senat AS dari Partai Republik Mitch McConnell menyampaikan teguran pedas terhadap Donald Trump pada Sabtu (13/2), meskipun memberikan suara membebaskan Trump.
Donald Trump selamat dari persidangan pemakzulan kedua pada Sabtu (13/2). Senat AS membebaskannya atas tuduhan penghasutan penyerangan Gedung Capitol AS.
Tindakan Trump tidak melanggar hukum karena sesuai dengan Amandemen Pertama Konstitusi AS yang menjamin hak untuk kebebasan berbicara
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved