Selasa 19 November 2019, 08:47 WIB

Kabut Asap Selimuti Sydney

Basuki Eka Purnama | Internasional
Kabut Asap Selimuti Sydney

AFP/PETER PARKS
Kabut asap menyelimuti Sydney seiring kebakaran hutan terjadi di Australia timur.

 

SYDNEY, Selasa (19/11), diselimuti kabut asap saat kebakaran hutan di timur Australia menyebabkan tingkat polusi di kota terbesar Australia itu naik tajam.

Data resmi menunjukkan polusi telah mencapai tingkat berbahaya di berbagai penjuru Sydney dengan tingkat tertinggi adalah sebesar partikulat PM 2,5 mencapai 186 ppm. Karenanya, warga setempat diminta tidak beraktivitas di luar lingkungan.

Sebanyak enam orang telah tewas dan ratusan rumah hancur akibat kebakarah hutan di Negara Bagian New South Wales dan Queensland sejak September lalu.

Baca juga: Venesia Hadapi Banjir Besar

Udara dingin membawa angin segar bagi pasukan pemadam kebakaran selama beberapa hari terakhir. Namun, suhu tinggi, angin kencang, dan kelembaban rendah diperkirakan akan meningkatkan ancaman kebakaran hutan pada Rabu (20/11).

Lebih dari 110 kebakaran, saat ini, terjadi di wilayah timur Australia, dengan puluhan masih belum bisa teratasi. (AFP/OL-2)

 

Baca Juga

AFP

Selandia Baru Prioritaskan Vaksin untuk Pekerja Berisiko

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 19 Januari 2021, 21:00 WIB
Kritikus mengecam pemerintah, dengan mengatakan Selandia Baru tertinggal di belakang negara-negara...
AFP/Ahmad Gharabli

WHO Prihatin Timpangnya Akses Vaksin Covid-19 di Israel-Palestina

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Januari 2021, 20:52 WIB
Kelompok hak asasi mengatakan Israel memiliki tanggung jawab sebagai kekuatan pendudukan untuk memberikan vaksin kepada warga Palestina di...
AFP/Hazem Bader

PBB Desak Israel Stop Bangun 800 Rumah Ilegal di Tepi Barat

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Januari 2021, 20:34 WIB
Menurut Guterres, keputusan tersebut merupakan hambatan utama bagi pencapaian solusi dua negara serta perdamaian yang adil, abadi, dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya