Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 13 orang tewas dalam ledakan bom mobil di sebuah kota Suriah, berbatasan dengan Turki. Hal itu dikabarkan Kementerian Pertahanan Turki. Ledakan pada Sabtu (2/11) menyasar pasar ramai di Tal Abyad, kota yang dikendalikan pejuang oposisi yang didukung Turki.
"Berdasarkan temuan awal, 13 warga sipil tewas dan sekitar 20 lainnya terluka," kata Kementerian Pertahanan Turki dalam sebuah pernyataan.
Kota di timur laut itu sudah beberapa kali mengalami pertempuran sejak militer Turki melancarkan operasi di timur laut Suriah bulan lalu melawan Pasukan Demokratik Suriah (SDF), yang dipelopori oleh Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), sekutu Amerika Serikat dalam perang melawan kelompok Islamic State (IS).
Seorang koresponden kantor berita AFP di Tal Abyad melihat kerangka dua sepeda motor terbakar di tengah jalan yang dipenuhi puing-puing.
Baca juga: Milisi SDF Mulai Tarik Diri dari Perbatasan Suriah-Turki
Sekelompok pria membawa mayat korban yang terbakar ke bagian belakang truk pikap, sementara seorang wanita muda berjilbab berdiri syok di pinggir jalan.
Kelompok pemantau perang yang berbasis di Inggris, Syrian Observatory for Human Rights, mengatakan pejuang pro-Turki dan warga sipil termasuk yang tewas dan terluka dalam ledakan mobil.
"Kami mengutuk serangan tidak manusiawi yang diotaki PKK/YPG ini, menyerang warga sipil tak berdosa Tal Abyad yang kembali ke rumah dan tanah yang dibebaskan oleh Operasi Musim Semi Perdamaian Turki," kata Kementerian Pertahanan Turki melalui akun Twitter.
Belum ada kelompok yang bertanggung jawab atas serangan itu.
Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang berbasis di Turki dicap sebagai kelompok teroris oleh Ankara, Amerika Serikat dan Uni Eropa. PKK melancarkan pemberontakan separatis terhadap negara Turki sejak 1984.
Ankara menganggap YPG sebagai kelompok teroris karena hubungannya dengan pemberontak PKK di Turki tenggara.(AFP/Al Jazeera/OL-5)
BADAN keamanan menyelidiki penemuan tiga selongsong peluru, termasuk dua peluru tajam yang ditemukan di antara puing-puing lokasi ledakan di dekat Stasiun Metro Red Fort di Delhi, India.
BADAN Investigasi Nasional India mengumumkan telah menangkap seorang pria yang diduga terlibat dalam perencanaan serangan bom mobil mematikan pekan lalu di dekat Benteng Merah, Delhi.
PIHAK berwenang India pada Minggu (16/11) menyatakan bahwa ledakan mobil mematikan di New Delhi awal pekan ini merupakan aksi teror yang dilakukan oleh seorang pelaku bom bunuh diri.
PEMERINTAH Pakistan menyatakan siaga penuh setelah serangan bom bunuh diri di luar gedung pengadilan distrik Islamabad pada Selasa (11/11) menewaskan sedikitnya 12 orang.
SERANGAN bom bunuh diri mengguncang ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11), menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 27 lainnya di luar gedung pengadilan distrik.
PERDANA Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkapkan pasukan militernya telah menjatuhkan 153 ton bom ke wilayah Gaza.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Fenomena lithospheric dripping ini juga memperlihatkan suatu hubungan menarik antara pengangkatan dataran tinggi dan penurunan cekungan di area yang sama.
Penghentian penyelidikan antidumping oleh Turki menjadi penegasan atas meningkatnya kredibilitas produk baja nirkarat Indonesia di pasar internasional.
Posisi Turki sangat strategis sebagai lokasi belajar bagi pemuda dunia. Menurutnya, negara tersebut merupakan laboratorium hidup di mana peradaban bertemu dan berkolaborasi secara nyata.
Presiden Donald Trump umumkan tarif impor 25% bagi negara mana pun yang berbisnis dengan Iran. Langkah ini diambil di tengah wacana opsi militer AS ke Teheran.
Menlu Sugiono dan Menhan Sjafrie bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul, membahas situasi Gaza dan rencana Pasukan Stabilisasi Internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved