Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, 12 Tewas

Ferdian Ananda Majni
11/11/2025 18:43
Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, 12 Tewas
Ilustrasi.(Freepik)

SERANGAN bom bunuh diri mengguncang ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11), menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 27 lainnya di luar gedung pengadilan distrik. 

Menteri Dalam Negeri Pakistan, Mohsin Naqvi, mengonfirmasi bahwa pelaku bom bunuh diri gagal masuk ke dalam kompleks pengadilan sebelum meledakkan diri.

Naqvi menyebutkan bahwa pemerintah akan memprioritaskan identifikasi pelaku dan memastikan semua pihak yang terlibat dibawa ke pengadilan. 

"Mereka yang bertanggung jawab akan diadili," katanya.

Ledakan ini menjadi salah satu serangan paling mematikan di Islamabad dalam beberapa tahun terakhir. Rekaman dari lokasi menunjukkan sejumlah kendaraan terbakar dan area sekitar yang telah dipasangi garis polisi. Korban luka kini tengah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit setempat.

Menurut Naqvi, pelaku sempat menunggu selama sekitar 15 menit di dekat mobil polisi sebelum meledakkan bom. 

"Ledakan terjadi setelah pelaku menunggu cukup lama di lokasi," ujarnya.

Presiden Pakistan, Asif Ali Zardari, menyampaikan belasungkawa dan kecamannya terhadap peristiwa tragis ini. "Saya mengutuk keras ledakan bom bunuh diri tersebut," ucapnya.

Sementara itu, Rustam Malik, seorang pengacara yang berada di tempat kejadian, menggambarkan situasi penuh kepanikan sesaat setelah ledakan. 

"Saya sedang memarkir mobil ketika mendengar ledakan keras," katanya kepada Al Jazeera. "Kejadian itu benar-benar kacau. Para pengacara dan orang-orang berlarian ke dalam kompleks," tambahnya.

"Saya melihat dua mayat tergeletak di gerbang dan beberapa mobil terbakar," tambah Malik.

Belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Pihak keamanan terus melakukan penyelidikan untuk memastikan dalang di balik aksi mematikan ini. (I-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik