Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN keamanan tengah menyelidiki penemuan tiga selongsong peluru, termasuk dua peluru tajam yang ditemukan di antara puing-puing lokasi ledakan di dekat Stasiun Metro Red Fort di Delhi, India.
Menurut keterangan seorang sumber pada Minggu (16/11), selongsong kosong serta dua peluru tajam dengan kaliber yang tidak diperbolehkan untuk penggunaan sipil ditemukan tidak jauh dari mobil Hyundai i20 yang terbakar dan meledak pada Senin (10/11) malam waktu setempat.
Sumber tersebut menjelaskan bahwa peluru 9 mm biasanya hanya dikeluarkan untuk satuan khusus atau individu yang memiliki izin resmi.
"Staf yang ditempatkan di lokasi juga diminta untuk memeriksa amunisi yang dikeluarkan, tetapi tidak ada yang ditemukan hilang. Pelurunya ada di sana, tetapi tidak ada senjata untuk menembakkannya. Kami sedang mencoba memahami keseluruhan masalah ini, bagaimana peluru bisa sampai di tempat kejadian," kata sumber itu.
Penyidik diketahui telah memeriksa rekaman dari 40 kamera untuk melacak perjalanan terdakwa, Umar Nabi, sejak ia memasuki universitas pada 29 Oktober.
Menanggapi insiden ledakan tersebut, Wakil Presiden CP Radhakrishnan menyebut peristiwa itu sebagai sesuatu yang menyakitkan. Ia menekankan bahwa aparat keamanan harus selalu waspada.
"Polisi dan Pasukan Intelijen lain harus beruntung setiap saat. Teroris harus beruntung sekali saja," katanya sembari menegaskan bahwa ledakan itu sangat menyakitkan.
Ledakan yang terjadi pada 10 November di sekitar kompleks Benteng Merah itu menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari dua lusin orang.
Rangkaian aktivitas mobil yang digunakan dalam ledakan, mulai dari Universitas Al-Falah hingga lokasi parkir di dekat Red Fort, berhasil direkam oleh 40 kamera sejak 29 Oktober hingga hari terjadi ledakan di kawasan ramai Chandni Chowk.
Badan Investigasi Nasional (NIA) pada Minggu menangkap seorang kaki tangan terduga pelaku bom bunuh diri, Umar Un Nabi. Tersangka bernama Amir Rashid Ali, warga Pampore, Jammu dan Kashmir.
Menurut penyidik, Amir Rashid Ali telah berkonspirasi dengan terduga pelaku bom bunuh diri untuk melancarkan serangan teror.
"Amir datang ke Delhi untuk memfasilitasi pembelian mobil yang akhirnya digunakan sebagai Alat Peledak Rakitan (IED) yang dibawa kendaraan untuk memicu ledakan," kata NIA dalam pernyataannya.
Pada pagi hari yang sama, NIA menggelar penggerebekan di Delhi, Jammu dan Kashmir, Punjab, Haryana, Uttar Pradesh, dan Madhya Pradesh terkait ledakan yang menewaskan 13 orang itu.
Ledakan terjadi sekitar pukul 18.52 di dalam mobil Hyundai i20 putih yang dikendarai seorang dokter asal Kashmir, Umar Mohammad alias Umar Nabi.
Dia merupakan dokter di Universitas Al-Falah di Faridabad, yang kini ikut diperiksa oleh pihak berwenang. Dua dokter lain yang terhubung dengan universitas tersebut, yakni Muzammil Ganaei dan Shaheen Sayeed, juga telah ditangkap. (NDTV/I-2)
BADAN Investigasi Nasional India mengumumkan telah menangkap seorang pria yang diduga terlibat dalam perencanaan serangan bom mobil mematikan pekan lalu di dekat Benteng Merah, Delhi.
PIHAK berwenang India pada Minggu (16/11) menyatakan bahwa ledakan mobil mematikan di New Delhi awal pekan ini merupakan aksi teror yang dilakukan oleh seorang pelaku bom bunuh diri.
INSIDEN seorang fans yang menerjang Ariana Grande saat acara gala premiere film Wicked: For Good di Singapura kini didakwa di pengadilan atas tindakan gangguan publik (public nuisance).
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
PEMERINTAH Pakistan menyatakan siaga penuh setelah serangan bom bunuh diri di luar gedung pengadilan distrik Islamabad pada Selasa (11/11) menewaskan sedikitnya 12 orang.
BADAN Investigasi Nasional India mengumumkan telah menangkap seorang pria yang diduga terlibat dalam perencanaan serangan bom mobil mematikan pekan lalu di dekat Benteng Merah, Delhi.
PIHAK berwenang India pada Minggu (16/11) menyatakan bahwa ledakan mobil mematikan di New Delhi awal pekan ini merupakan aksi teror yang dilakukan oleh seorang pelaku bom bunuh diri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved