Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Donald Trump mengatakan Amerika Serikat tengah menyiapkan senjata untuk menanggapi serangan terhadap infrastruktur minyak Arab Saudi. AS sebelumnya menuduh Iran berada di balik serangan itu.
Trump mengatakan hal itu saat Riyadh berupaya memulai kembali operasi di pabrik yang terkena serangan drone dari Yaman tersebut.
Ini adalah pertama kalinya Trump mengisyaratkan potensi respons militer AS terhadap serangan itu.
Imbas serangan itu memangkas produksi minyak Saudi hingga 50% dan membuat kerajaan itu serta AS mengumumkan mereka dapat memanfaatkan cadangan strategis mereka.
"Pasokan minyak Arab Saudi diserang. Ada alasan untuk percaya bahwa kita tahu pelakunya, dikunci, dan dimuat tergantung pada verifikasi, tetapi sedang menunggu mendengar dari Kerajaan siapa yang mereka percaya adalah dalang serangan ini, dan di bawah apa syarat kita akan melanjutkan! " ujar Trump melalui Twitter, seperti dikutip AFP, Senin (16/9).
Baca juga: Serangan Drone Hantam Kilang Saudi Aramco
Pemberontak Houthi yang didukung Teheran di Yaman, mengklaim serangan pada Sabtu (14/9) terhadap dua pabrik yang dimiliki Pemerintah Arab Saudi, Aramco.
Tetapi Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengarahkan jari ke Teheran, mengatakan tidak ada bukti bahwa ‘serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap pasokan energi dunia’ diluncurkan dari Yaman.
"Amerika Serikat akan bekerja dengan mitra dan sekutu kami untuk memastikan bahwa pasar energi tetap dipasok dengan baik dan Iran bertanggung jawab atas agresi," seru Menlu AS itu.
Tuduhan Pompeo mendapat tanggapan keras dari Teheran, dengan juru bicara Kementerian Luar Negeri Abbas Mousavi mengatakan: "Tuduhan dan pernyataan buta dan sia-sia seperti itu tidak dapat dipahami dan tidak berarti."
“Pernyataan itu dirancang untuk merusak reputasi Iran dan memberikan alasan untuk tindakan di masa depan terhadap Iran,” tambahnya.
Baghdad, yang terjebak di antara dua sekutu utamanya -,Teheran dan Washington,- juga membantah memiliki kaitan dengan serangan di tengah spekulasi media bahwa drone itu diluncurkan dari Irak.
Penguasa de facto Saudi, Putra Mahkota Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan itu "bersedia dan mampu" menanggapi "agresi teroris" ini.
“Tetapi serangan kepada ladang minyak Iran sangat tidak mungkin," kata pakar Timur Tengah James Dorsey kepada AFP.
“Arab Saudi tidak ingin konflik terbuka dengan Iran. Saudi ingin yang lain berperang dan yang lain enggan," kata Dorsey, dari Sekolah Studi Internasional S. Rajaratnam di Singapura. (Medcom/OL-2)
Donald Trump kembali mengeraskan sikap terhadap Iran.Trump menyebut pergantian rezim di Teheran sebagai solusi terbaik
Presiden Donald Trump mengancam akan mengerahkan kekuatan militer besar jika negosiasi nuklir dengan Iran gagal. AS kirim kapal induk ke Timur Tengah.
Di tengah ketegangan dengan AS terkait Greenland dan tarif dagang, Kanselir Jerman Friedrich Merz memperingatkan runtuhnya tatanan dunia di Konferensi Keamanan Munich.
Perseteruan memanas, pemerintahan Trump resmi menggugat Harvard atas dugaan penghambatan investigasi hak sipil terkait proses penerimaan mahasiswa.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa atau PBB dan Rusia menyatakan tidak akan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memperingatkan Iran soal konsekuensi sangat traumatis jika gagal mencapai kesepakatan nuklir.
Fokus utama kampanye ini adalah membuka akses bagi wisatawan, termasuk dari Indonesia, untuk menjelajahi sisi paling ikonik dari Arab Saudi.
HARI ini, Minggu, (8/2) yang bertepatan dengan 20 Syaban 1447 H, pemerintah Arab Saudi resmi mulai menerbitkan visa haji 2026 atau 1447 Hijriah.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
Donald Trump mendesak Teheran segera berunding untuk mencapai kesepakatan baru terkait senjata nuklir atau bersiap menghadapi serangan dari AS.
PUTRA Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.
Ustaz Zakaria menekankan bahwa aturan di Tanah Haram bukan untuk membatasi jemaah, melainkan menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved