Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Iran Hassan Rouhani mengatakan kepada Amerika Serikat untuk ‘mengambil langkah pertama’ dengan mencabut semua sanksi terhadap Iran. Ini diucapkan sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dia terbuka untuk bertemu.
Trump mengatakan pada Senin bahwa ia siap untuk bertemu dengan mitranya dari Iran dalam beberapa minggu, dalam sebuah terobosan potensial yang dicapai selama pertemuan puncak G7 di resor tepi laut Prancis, Biarritz.
Ekonomi Iran telah terpukul oleh sanksi AS yang diberlakukan setelah Trump secara sepihak menarik Amerika Serikat pada Mei tahun lalu dari perjanjian nuklir penting 2015 antara republik Islam dan kekuatan dunia.
"Langkahnya adalah mundur dari sanksi. Anda harus mundur dari semua sanksi ilegal. Tidak adil dan salah terhadap bangsa Iran," kata Rouhani dalam pidato yang disiarkan langsung di televisi pemerintah, seperti dikutip AFP, Selasa, 26 Agustus 2019.
"Kunci untuk perubahan positif ada di tangan Washington," katanya, karena Iran telah mengesampingkan dan tidak pernah melakukan apa yang paling mengkhawatirkan AS, membangun bom nuklir.
"Jika sejujurnya ini adalah satu-satunya kepedulian Anda, kekhawatiran ini telah dihapus melalui fatwa yang dikeluarkan oleh pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei,” kata Presiden Iran itu.
"Kami tidak (bermaksud) membuat bom atom. Doktrin militer kami didasarkan pada senjata konvensional,” tegasnya.
Khamenei mengeluarkan fatwa terhadap senjata nuklir pada tahun 2003 dan telah mengulanginya beberapa kali sejak itu.
"Jadi, ambil langkah pertama. Tanpa langkah ini, kunci ini tidak akan dibuka," sebut Rouhani.
Di Biarritz, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan, ‘syarat untuk pertemuan’ antara Trump dan Rouhani dalam beberapa minggu ke depan telah dibuat melalui diplomasi dan konsultasi intensif.
Trump, berbicara pada konferensi pers final KTT G7, mengatakan dia "pasti akan setuju untuk itu".
Dia menambahkan bahwa garis waktu yang diusulkan oleh Macron realistis. Trump juga yakin bahwa Rouhani akan mendukung.
"Saya pikir dia akan ingin bertemu. Saya pikir Iran ingin menyelesaikan situasi ini," tambahnya.
Rouhani telah mengindikasikan dia terbuka untuk mengadakan pembicaraan dengan Amerika, tetapi itu adalah pendekatan yang telah menghadapi kritik dari ultrakonservatif di Iran.
(MEDCOM/OL-11)
Amerika serikat memerintahkan sebagian diplomat dan anggota keluarga mereka meninggalkan Libanon di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.
Presiden AS Donald Trump tegaskan kendali penuh atas opsi militer terhadap Iran dan bantah rumor penolakan dari Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine.
Iran peringatkan AS bahwa serangan sekecil apa pun dianggap agresi. Teheran siaga penuh sambil tetap upayakan negosiasi nuklir intensif di Jenewa Kamis ini.
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Ketegangan AS-Iran memuncak. Washington perintahkan evakuasi staf non-esensial dari Kedubes di Beirut menyusul ancaman serangan militer Donald Trump.
Presiden AS Donald Trump bersiap untuk opsi militer terhadap Iran jika negosiasi nuklir di Jenewa gagal.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tengah mempertimbangkan opsi serangan militer terbatas guna menekan Iran agar bersedia mencapai kesepakatan dengan Washington.
PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong Un memamerkan puluhan peluncur roket berkemampuan nuklir menjelang kongres penting Partai Buruh, menurut media negara.
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tiba di Jenewa untuk mengikuti putaran kedua perundingan nuklir dengan Amerika Serikat.
Amerika Serikat dan Rusia sepakat memulihkan komunikasi militer tingkat tinggi guna mencegah eskalasi nuklir. Simak detail kesepakatan di Abu Dhabi ini.
Dalam pertemuan tersebut dijelaskan bahwa Program FIRST bukan proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir.
KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah mencapai titik didih baru pada awal 2026. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved