Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
ASEAN dan Uni Eropa meluncurkan publikasi tahunan mengenai kerja sama kedua pihak, yaitu EU-ASEAN Blue Book 2019. Perhimpunan negara antarkawasan itu berupaya memperkuat hubungan menjadi kemitraan strategis.
"Ciri khas kemitraan ialah kerja sama erat pada sejumlah sektor yang memiliki kepentingan bagi kedua pihak. Berikut upaya mengatasi berbagai tantangan, seperti pembangunan berkelanjutan dan perubahan iklim," tutur Kuasa Usaha Ad Interim Misi Uni Eropa untuk ASEAN Lucas Cabor di Jakarta, kemarin.
Cabor mengungkapkan Uni Eropa mendedikasikan anggaran lebih dari 200 juta euro untuk mendukung integrasi kawasan ASEAN periode 2014-2020.
Sejumlah kerja sama Uni Eropa dan ASEAN yang perlu digarisbawahi ialah penyelesaian EU-ASEAN Migration and Border Management Prog-ramme II (EA-MBMP II).
Aspek lainnya ialah peluncuran program baru untuk mendukung integrasi ekonomi melalui Enhanced ASEAN Regional Integration Support from the EU (ARISE Plus). Terdapat program yang memfasilitasi dialog Uni Eropa-ASEAN untuk membahas prioritas kebijakan bersama, yaitu Enhanced Regional EU-ASEAN Dialogue Instrument (E-READI).
Kerja sama lainnya menghasilkan peluncuran program ASEAN Solutions for Investments, Services and Trade untuk pelayanan perdagangan.
Selain itu, terdapat peluncuran program Safe and Fair yang bertujuan meningkatkan kondisi kerja bagi imigran perempuan di Asia Tenggara.
Selain peluncuran Uni Eropa-ASEAN Blue Book 2019, kemarin juga diselenggarakan perayaan HUT ke-52 ASEAN serta ASEAN-EU Cooperation and Scolarships Day. Rangkaian kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan mengenai hasil kerja sama UE-ASEAN di bidang pembangunan.
Deputi Sekretaris Jenderal untuk Komunitas Sosial Budaya ASEAN, Kung Phoak, mengatakan pendidikan tinggi ialah prioritas kerja sama Uni Eropa-ASEAN.
"Sejak 2014, lebih dari 5.500 mahasiswa dan tenaga pendidik dari ASEAN menempuh pendidikan di Eropa, dengan beasiswa yang bersumber dari Uni Eropa dan negara-negara anggota. Program beasiswa juga diberikan kepada 3.000 mahasiswa dan tenaga pendidik yang belajar dan bekerja di wilayah ASEAN," papar Kung. (Tes/X-11)
DI tengah upaya pemulihan dan penguatan pariwisata regional pasca-pandemi, kolaborasi lintas negara menjadi kunci untuk menggerakkan kembali sektor perjalanan di Asia Tenggara.
Penyusunan Perpres dilakukan secara lintas sektor dengan melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait, terutama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Sugiono menegaskan, peran ASEAN saat ini semakin penting sebagai jangkar stabilitas di Asia Tenggara.
TIONGKOK mulai mengoperasikan pulau Hainan di selatan sebagai Hong Kong Baru dengan sistem kepabeanan atau bea cukai baru, terpisah dari daratan utama. Bagaimana pengaruhnya terhadap ASEAN
Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow mengatakan ada syarat yang diajukan Thailand sebelum gencatan senjata konflik Thailand vs Kamboja setelah pertemuan khusus ASEAN
Isu lingkungan dinilai semakin bergeser dari sekadar agenda konservasi menjadi persoalan strategis yang berkaitan langsung dengan stabilitas kawasan.
Abidin juga meminta Kemenag segera membenahi validitas data guru madrasah, baik melalui mekanisme PPPK, ASN, maupun inpassing.
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1).
Provinsi-provinsi di kawasan timur Indonesia masih mendominasi angka pernikahan dini tertinggi secara nasional, meski secara umum prevalensi pernikahan anak di Indonesia terus menurun.
Mereka kehilangan rasa aman, rutinitas harian, akses belajar, serta dukungan emosional yang esensial bagi perkembangan mereka.
LEDAKAN teknologi digital telah menyusup ke setiap sudut kehidupan anak-anak Indonesia, membawa kemudahan sekaligus ancaman diam-diam: krisis gaya hidup pasif.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved