Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Pakistan Imran Khan menyatakan akan segera bertemu dengan Taliban sebagai bagian dari upaya mengakhiri 18 tahun perang di Afghanistan.
Khan mengungkapkan hal tersebut di Washington dalam perjalanan resmi pertamanya ke Amerika Serikat. Dia mengatakan telah berbicara dengan Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani. "Saya akan bertemu Taliban dan saya akan mencoba yang terbaik untuk membuat mereka berbicara dengan pemerintah Afghanistan," ungkapnya, kemarin.
Pakistan sendiri ialah sponsor utama Taliban ketika merebut kekuasaan di Afghanistan selama 1990-an. Saat berbicara di Institut Perdamaian AS, Khan mengaku telah dihubungi gerilyawan Taliban Afghanistan. Itu terjadi beberapa bulan setelah kemenangannya dalam Pemilu Juli 2018. Namun, saat itu Khan tidak melakukan pertemuan karena Kabul tidak mendukungnya. "Saya selalu berpendapat tidak ada solusi militer untuk perang di Afghanistan," katanya.
Sebelum mengumumkan perihal pertemuan dengan Taliban, Khan bertemu Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo. Menurut Pompeo, peran Pakistan sangat penting dalam mendukung proses perdamaian Afghanistan dan kontraterorisme.
Utusan perdamaian AS untuk Afghanistan, Zalmay Khalilzad, juga telah berangkat ke Kabul untuk babak terakhir pembicaraan mengenai masalah ini. Sebelumnya, Khalilzad telah melakukan beberapa pertemuan dengan Taliban, tahun lalu. Pertemuan terakhir terjadi pada 9 Juli di Doha. Namun, rintangan utama sejauh ini ialah penolakan Taliban untuk bernegosiasi langsung dengan pemerintah Afghanistan.
"Itu tidak akan mudah karena tidak ada perintah terpusat," Khan memperingatkan tentang kelompok pemberontak. "Akan tetapi, kami merasa bahwa jika semua bekerja sama, ini merupakan kesempatan terbaik untuk perdamaian," tambahnya.
Khan juga menekankan bahwa pemilihan presiden Afghanistan pada September mendatang harus menjadi pemilihan inklusif yang mana Taliban juga berpartisipasi. (AFP/*/X-11)
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
MANTAN Sekretaris Jenderal NATO dan Menteri Keuangan Norwegia saat ini, Jens Stoltenberg, menyebut penarikan pasukan AS dari Afghanistan sebagai kekalahan terbesar NATO.
Sedikitnya 20 orang tewas dan lebih dari 500 terluka setelah gempa 6,3 SR mengguncang Mazar-e-Sharif, Afghanistan Utara.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 mengguncang wilayah utara Afghanistan dekat kota Mazar-i-Sharif. USGS memperingatkan potensi korban jiwa ratusan dan kerusakan meluas.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Afghanistan utara dekat Mazar-i-Sharif. Belum ada laporan korban.
Shehbaz menegaskan kembali bahwa Pakistan menginginkan perdamaian dan stabilitas di Afghanistan, tetapi terus menghadapi terorisme lintas batas yang berasal dari tanah Afghanistan.
Menhan Pakistan Khawaja Asif sebut AS standar ganda: Harusnya tangkap PM Israel Netanyahu sebagai penjahat kemanusiaan, bukan culik Presiden Venezuela Maduro.
Bintang kehormatan Nishan-e-Pakistan merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Pemerintah Pakistan kepada para pemimpin asing yang dinilai berjasa besar bagi Pakistan.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara atau two state solution saat melakukan kunjungan ke Islamabad
Indonesia saat ini merupakan salah satu dari enam mitra dagang terbesar Pakistan, bersaing dengan Qatar. Nilai perdagangannya mencapai lebih dari US$4 miliar.
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
PEMERINTAH Pakistan menyatakan siaga penuh setelah serangan bom bunuh diri di luar gedung pengadilan distrik Islamabad pada Selasa (11/11) menewaskan sedikitnya 12 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved