Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBATASAN penggunaan media sosial bagi anak-anak, khususnya di bawah usia 16 tahun, dinilai harus dibarengi dengan penyediaan aktivitas alternatif yang lebih nyata dan bermakna bagi tumbuh kembang mereka.
Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Rose Mini Agoes Salim menegaskan, pada usia dini hingga remaja awal, anak masih membutuhkan pengalaman konkret untuk mengembangkan kemampuan kognitif, sosial-emosional, dan psikomotoriknya.
Aktivitas berbasis virtual dinilai belum mampu sepenuhnya menggantikan pengalaman nyata tersebut.
“Untuk anak-anak, terutama usia dini, yang dibutuhkan bukan sesuatu yang sifatnya virtual, tetapi pengalaman nyata. Karena perkembangan kognitif mereka masih membutuhkan hal-hal yang konkret,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (29/3).
Ia menjelaskan, melalui aktivitas langsung, anak dapat belajar mengelola emosi secara lebih utuh. Misalnya saat mengalami kekalahan dalam permainan, anak belajar menghadapi rasa tidak nyaman, memahami reaksi sosial di sekitarnya, hingga membangun daya tahan mental.
Sebaliknya, pengalaman tersebut sulit diperoleh jika anak hanya berinteraksi melalui permainan berbasis layar.
“Kalau hanya bermain game di layar, anak tidak terasah untuk menghadapi perasaan kalah, bagaimana bersikap saat dilihat teman-temannya, atau bagaimana bangkit kembali,” katanya.
Menurutnya, kondisi ini kerap luput dari perhatian orang tua yang cenderung membiarkan anak mengakses gim atau media sosial tanpa pendampingan yang memadai.
Sebagai alternatif, ia mendorong penguatan kembali permainan tradisional yang melibatkan interaksi sosial dan aktivitas fisik, seperti bentengan atau gobak sodor. Selain melatih kerja sama, permainan tersebut juga dinilai mampu mengembangkan kemampuan motorik anak.
“Permainan tradisional sebenarnya bisa menjadi pengganti yang baik. Anak tidak hanya bergerak secara fisik, tetapi juga belajar bersosialisasi dan mengelola emosi,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya inovasi agar aktivitas alternatif tersebut tetap menarik bagi anak. Menurutnya, jika pembatasan media sosial tidak diimbangi dengan pilihan kegiatan yang setara atau lebih menarik, anak berpotensi merasa kehilangan ruang ekspresi.
“Kalau kita melarang, harus ada tandingannya. Bahkan sebaiknya lebih menarik atau minimal sama menariknya dengan media sosial,” katanya. (H-2)
Pengamat sebut aturan ini lemah penegakannya (weak enforcement), karena perangkat pengawasnya kurang dan ada masalah integritas.
PENERAPAN pembatasan akses ruang digital bagi anak di bawah usia 16 tahun dinilai tidak akan efektif jika tidak diiringi dengan penyediaan ruang digital alternatif.
Kemendikdasmen dorong 7 Kebiasaan Hebat seiring pembatasan medsos anak di bawah 16 tahun melalui PP Tunas untuk tekan dampak negatif ruang digital.
Sejumlah orangtua pun mendukung PP Tunas, salah satunya Mia Santani, 36. Namun ada sejumlah catatan.
PP Tunas resmi berlaku, pemerintah tekan platform digital. Lonjakan kasus pornografi anak jadi alarm, keluarga dituntut perkuat literasi demi lindungi anak.
Pembatasan yang tepat, bukan larangan total, dapat mengurangi risiko overstimulasi akibat konten instan, kecemasan sosial karena sering membandingkan diri serta paparan bahaya.
IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyatakan dukungan penuh terhadap penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 atau PP TUNAS.
PLATFORM media sosial, TikTok, mengungkapkan sederet upaya untuk mematuhi implementasi PP Tunas (Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak).
KEBIJAKAN pembatasan media sosial bagi anak melalui Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 dinilai sebagai langkah penting untuk melindungi anak dari berbagai risiko di ruang digital.
Pemerintah resmi membatasi akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun mulai 28 Maret 2026. Kebijakan ini berdampak pada sekitar 70 juta anak di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved