Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBAYARAN zakat fitrah dengan uang kini menjadi tren di masyarakat urban karena dianggap lebih praktis. Namun, secara hukum fikih, terdapat perbedaan pandangan yang tajam di antara para ulama mazhab mengenai keabsahannya.
Hanif Luthfi Lc MA dalam bukunya berjudul Fiqih Seputar Zakat Fitri menjelaskan bahwa mayoritas ulama (jumhur) yang terdiri dari Mazhab Maliki, Syafi'i, dan Hanbali menegaskan bahwa zakat fitrah harus dikeluarkan dalam bentuk makanan pokok mentah (seperti beras di Indonesia). Menurut mereka, zakat dengan uang tidak sah (lam yujzi’uhu).
Imam Ahmad bin Hanbal bahkan menyatakan kekhawatirannya jika zakat dengan uang tidak dianggap menunaikan kewajiban karena menyalahi sunnah Rasulullah SAW. Beliau merujuk pada hadits Abdullah bin Umar RA:
"Rasulullah SAW memfardhukan zakat fithr bulan Ramadhan kepada manusia sebesar satu shaa' kurma atau sya'ir..." (HR. Jamaah).
Berbeda dengan mayoritas, Mazhab Al-Hanafiyah memperbolehkan pembayaran zakat fitrah dengan uang yang senilai dengan bahan makanan pokok. As-Sarakhsi, ulama besar Hanafi, menjelaskan bahwa tujuan utama zakat adalah mencukupi kebutuhan fakir miskin.
Bahkan, beberapa ulama Hanafiyah berpendapat bahwa di zaman sekarang, memberikan uang lebih utama daripada bahan pangan. Alasannya, uang lebih fleksibel (adfa' lil hajah) untuk memenuhi kebutuhan mustahik yang beragam, seperti membeli pakaian lebaran atau membayar hutang.
Baca juga: Takaran Zakat Fitrah 1 Sha Sejarah, Ukuran, Alasan Perbedaan Ulama
Dr. Yusuf Al-Qaradawi menjelaskan latar belakang Rasulullah SAW dahulu menggunakan makanan pokok. Pertama, karena di masa itu uang (dinar dan dirham) jumlahnya terbatas dan tidak semua orang memilikinya. Kedua, nilai makanan cenderung lebih stabil dibandingkan nilai mata uang pada masa itu.
Di era modern, saat pasar sudah sangat berkembang, memberikan uang memberikan kemandirian bagi si miskin untuk menentukan prioritas kebutuhannya. Namun, Al-Qaradawi juga mengingatkan bahwa jika zakat diberikan dalam bentuk uang, nominalnya harus mengikuti standar Mazhab Hanafi yang cenderung lebih tinggi (setara 3,8 kg gandum) untuk kehati-hatian.
Baca juga: Panduan Lengkap Zakat Fitrah 2026 Besaran, Takaran, Dalil, dan Syarat Sah
Jika Anda ingin mengikuti pendapat yang paling aman dan disepakati oleh seluruh mazhab, membayar dengan makanan pokok (beras) adalah pilihan terbaik. Tidak ada satu pun mazhab yang menyalahkan pemberian beras.
Namun, jika Anda merasa mustahik di lingkungan Anda lebih membutuhkan uang, mengikuti Mazhab Hanafiyah adalah solusi syar'i yang sah. Di Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah memfasilitasi kedua pendapat ini dengan menyediakan layanan zakat dalam bentuk beras maupun uang tunai yang dikonversi sesuai harga beras setempat.
Baca juga: Niat Mengeluarkan Zakat Fitrah dan Doa bagi Pemberi Zakat
Wallahu a'lam bish-shawabi. (I-2)
Bolehkah bayar zakat fitrah lewat transfer bank atau M-Banking? Simak penjelasan hukum fikih, syarat niat, dan akad wakalah menurut ulama di sini.
Bingung takaran zakat fitrah uang? Jika ikut Mazhab Hanafi, apakah harus 3,8 kg atau boleh 2,5 kg? Simak solusi fikih dari pendapat Imam Abu Yusuf di sini.
Mengapa ukuran zakat fitrah berbeda-beda? Simak penjelasan lengkap konversi 1 sha ke kilogram dan liter berdasarkan hadits dan perbandingan mazhab.
Temukan kriteria makanan pokok untuk zakat fitrah sesuai sunnah dan Mazhab Syafi'i. Apakah harus bahan mentah? Simak penjelasan lengkapnya di sini.
Bagaimana hukum zakat fitrah dan salat Id jika terjadi perbedaan lebaran? Simak penjelasan fikih tentang konsistensi keyakinan dalam ibadah di sini.
Apa doa saat membayar zakat fitrah? Simak bacaan doa muzakki dan doa amil saat menerima zakat sesuai sunnah dan pendapat Imam Syafi'i di sini.
Bolehkah panitia zakat berjualan beras dan mengambil untung? Simak penjelasan hukum akad jual beli vs akad wakalah dalam pengelolaan zakat fitrah di sini.
Bolehkah bayar zakat fitrah lewat transfer bank atau M-Banking? Simak penjelasan hukum fikih, syarat niat, dan akad wakalah menurut ulama di sini.
Bingung takaran zakat fitrah uang? Jika ikut Mazhab Hanafi, apakah harus 3,8 kg atau boleh 2,5 kg? Simak solusi fikih dari pendapat Imam Abu Yusuf di sini.
Mengapa ukuran zakat fitrah berbeda-beda? Simak penjelasan lengkap konversi 1 sha ke kilogram dan liter berdasarkan hadits dan perbandingan mazhab.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved