Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Pasien Jantung Mau Puasa? Ini Kata Dokter Spesialis

 Gana Buana
13/2/2026 15:05
Pasien Jantung Mau Puasa? Ini Kata Dokter Spesialis
Pasien penyakit jantung bisa berpuasa dengan syarat ini.(Freepik)

DOKTER spesialis jantung dan pembuluh darah menegaskan bahwa pasien dengan gangguan irama jantung pada umumnya tetap dapat menjalankan puasa, selama kondisi kesehatannya terkontrol dan terapi obat tetap dijalankan sesuai anjuran.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Ardian Rizal, menyampaikan puasa tidak serta-merta membahayakan penderita aritmia. Ia menyebut, bagi sebagian besar pasien, tidak diperlukan penanganan khusus selama berpuasa.

“Pada prinsipnya, obat tetap diminum dengan dosis yang sama,” ujar Ardian dilansir dari Antara, Jumat (13/2).

Menurutnya, banyak kasus gangguan ritme jantung berkaitan dengan kebiasaan hidup. Karena itu, puasa dapat menjadi momen untuk memperbaiki pola hidup, termasuk mengatur jadwal makan dan memilih asupan yang lebih sehat.

Terkait konsumsi obat, Ardian menjelaskan jadwal minum obat dapat disesuaikan dengan waktu berbuka dan sahur. Jika obat harus diminum tiga kali sehari, pembagian waktunya bisa diatur saat berbuka puasa, sebelum tidur, dan ketika sahur.

Meski demikian, ia mengingatkan pasien jantung tetap perlu menjaga pola makan saat berbuka. Kebiasaan “balas dendam” setelah seharian menahan lapar justru dapat memicu keluhan pada penyakit jantung tertentu.

“Kadang setelah puasa seharian, asupan justru berlebihan. Itu bisa memicu kekambuhan pada penyakit jantung tertentu,” katanya.

Ia menekankan bahwa tidak semua pasien jantung otomatis aman berpuasa. Konsultasi dengan dokter tetap disarankan, terutama bagi pasien gagal jantung stadium lanjut, pasien dengan penyakit jantung bawaan yang berat, serta mereka yang sangat bergantung pada obat rutin dan pembatasan cairan.

“Kelompok pasien yang sangat bergantung pada obat dan pembatasan cairan, atau memiliki kelainan jantung bawaan tertentu, sebaiknya memastikan lebih dulu ke dokter apakah puasanya aman,” tutup Ardian. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya