Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
Bulan Ramadan sebentar lagi tiba, dan umat Muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa. Namun, tidak semua orang disarankan untuk berpuasa karena kondisi kesehatan tertentu.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Ari Fahrial Syam, menjelaskan bahwa orang yang sehat dan tidak memiliki penyakit kronis umumnya diperbolehkan berpuasa. Namun, ada beberapa kelompok yang sebaiknya menghindari puasa:
• Jika kadar gula darah tidak stabil, puasa bisa berisiko menyebabkan hipoglikemia (gula darah rendah) atau hiperglikemia (gula darah tinggi).
• Pasien yang bergantung pada insulin atau obat tertentu perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum berpuasa.
• Mereka yang pernah mengalami serangan jantung atau gagal jantung berisiko mengalami dehidrasi dan gangguan elektrolit yang dapat memperburuk kondisi jantung.
• Pasien dengan gagal ginjal kronis atau yang menjalani hemodialisis sebaiknya tidak berpuasa karena bisa mempercepat kerusakan ginjal dan menyebabkan komplikasi serius.
• Puasa dapat menyebabkan kekurangan nutrisi yang membahayakan ibu dan bayi, terutama jika ibu mengalami morning sickness atau produksi ASI terganggu.
• Penderita maag kronis, tukak lambung, atau GERD berisiko mengalami peningkatan asam lambung yang bisa menyebabkan nyeri dan peradangan.
“Keputusan untuk berpuasa atau tidak sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter,” ujar Ari.
"Dokter akan mengevaluasi kondisi kesehatan pasien dan memberikan rekomendasi yang sesuai.”
Jika kondisi kesehatan memungkinkan untuk berpuasa, perhatikan beberapa hal penting berikut agar tetap sehat selama Ramadan:
• Konsumsi karbohidrat kompleks, protein, dan serat saat sahur dan berbuka.
• Hindari makanan tinggi gula, lemak, atau pedas yang bisa memicu gangguan pencernaan.
• Minum cukup air antara berbuka dan sahur untuk mencegah dehidrasi.
• Kurangi aktivitas berat dan tidur yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh.
Jika muncul gejala yang tidak biasa seperti lemas berlebihan, pusing, atau nyeri, segera konsultasikan ke dokter. Dengan pola hidup sehat dan saran medis yang tepat, puasa bisa dijalani dengan aman dan nyaman. (Berbagai Sumber/Z-10)
Hindari perkara yang sudah jelas dilarang, dan jangan mudah terpengaruh oleh mitos yang tidak memiliki dasar hukum kuat dalam fikih Islam.
Beberapa alasan membolehkan untuk tidak puasa, seperti sakit, sedang dalam perjalanan jauh, haid atau nifas, hamil atau menyusui dengan kondisi tertentu
Menurut Ustadz Abdul Somad, membayar qadha puasa Ramnadhan hukumnya adalah wajib. Bahkan itu harus dibayar sesegera mungkin sebelum memasuki Ramadhan selanjutnya.
Temukan doa buka puasa mustajab, amalan sunnah, dan waktu terbaik agar doamu diijabah Allah SWT. Panduan lengkap & informatif!
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) secara resmi menetapkan 1 Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.
Ramadan adalah bulan suci yang ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia. Pada tahun 2025, banyak yang bertanya, "Berapa hari lagi puasa Ramadan 2025 dimulai?"
Puasa Ramadan tingkatkan sensitivitas insulin penderita diabetes. Simak panduan pola makan, aturan hidrasi 2-4-2, dan tips medis dari pakar endokrin di sini.
SELAMA menjalankan ibadah puasa Ramadan, asupan air minum umumnya juga berkurang. Tak jarang banyak yang kemudian bertanya, apakah hal tersebut bisa memengaruhi kesehatan ginjal?
DI antara isu yang mengguncang dunia Islam dari Maroko di barat hingga Indonesia di timur adalah sekularisme, baik sekularisme politik maupun kultural.
Pasien dengan kanker stadium lanjut disertai kondisi umum yang buruk, cachexia, atau malnutrisi berat memerlukan perhatian khusus dianjurkan tidak berpuasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved