Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Kebijakan Publik dari Center of Economic and Law Studies (Celios), Media Wahyu Askar mengatakan kekisruhan pasien gagal ginjal yang dinonaktifkan dari PBI BPJS Kesehatan merupakan muara dari politisasi angka kemiskinan.
Sebab, ujar dia, data soal angka kemiskinan yang menjadi acuan untuk memberikan perlindungan sosial termasuk PBI BPJS Kesehatan tidak mengacu berdasarkan realita di lapangan.
“Siapa korbannya? Masyarakat bawah. Ada 96 juta org penerima PBI BPJS kesehatan. Versi BPS (Badan Pusat Statistik), penduduk miskin hanya 24 juta. Bedanya hampir 5x lipat? Ini dampak negara tutupi angka kemiskinan lewat survei BPS. Kenyataan terkuak sendiri. Kalkulasi saya, yang miskin memang 96 juta orang, bahkan lebih,” ungkapnya kepada Media Indonesia, Kamis (12/2).
Lebih lanjut, Wahyu juga menyoroti pernyataan Menteri Sosial yang mengklaim ada 15 juta orang kaya menjadi penerima PBI BPJS Kesehatan.
Dia pun meyakini bahwa masih ada banyak masyarakat miskin yang belum mendapatkan PBI BPJS Kesehatan. Masalah ini seharusnya menjadi atensi pemerintah agar secepatnya memperbaiki sistem dan melindungi masyarakat.
“Kalau mau masuk sistem harus miskin dulu, pakai garis kemiskinan BPS yang sangat rendah. Cara menghitung garis kemiskinan sudah salah dari awal," ucap dia.
Dampak dari penonaktifan peserta PBI BPJS Kesehatan, sambung dia, ialah pasien yang memiliki penyakit kronis. Ia meminta pemerintah melakukan realokasi dana sehingga bisa diprioritaskan untuk layanan kesehatan.
“Tahun ini, negara hanya alokasikan Rp20 triliun untuk BPJS Kesehatan. Itu setara biaya 16 hari program MBG,” pungkasnya. (H-4)
HARAPAN bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang diputus kepesertaan dalam BPJS Kesehatan masih ada.
BPS Targetkan Verifikasi 106 Ribu Peserta PBI-JKN Penyintas Penyakit Kronis Tuntas Sebelum Lebaran 2026
DIREKTUR Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menantang anggota Komisi IX DPR RI untuk membereskan karut-marut data Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Kebijakan penghapusan tunggakan iuran bagi peserta pekerja bukan penerima upah (PBPU) yang nonaktif dan terbukti tidak mampu berpotensi rumit bahkan membebani rakyat miskin.
KemenHAM menegaskan penonaktifan peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran atau PBI harus dievaluasi agar tak terulang
Kebijakan penghapusan tunggakan iuran bagi peserta pekerja bukan penerima upah (PBPU) yang nonaktif dan terbukti tidak mampu berpotensi rumit bahkan membebani rakyat miskin.
KemenHAM menegaskan penonaktifan peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran atau PBI harus dievaluasi agar tak terulang
Ajat,37 berprofesi sebagai penjual es keliling dengan penghasilan Rp30 ribu per hari. Ia dicoret dari peserta penerima PBI karena mampu oleh dinas sosial
YLKI masih menunggu jawaban respons Kementerian Sosial (Kemensos) terkait penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan.
Mensos Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan rumah sakit dilarang menolak pasien dengan alasan apa pun, termasuk karena status kepesertaan bpjs kesehatan pbi nonaktif
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved