Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Kebijakan Publik dari Center of Economic and Law Studies (Celios), Media Wahyu Askar mengatakan kekisruhan pasien gagal ginjal yang dinonaktifkan dari PBI BPJS Kesehatan merupakan muara dari politisasi angka kemiskinan.
Sebab, ujar dia, data soal angka kemiskinan yang menjadi acuan untuk memberikan perlindungan sosial termasuk PBI BPJS Kesehatan tidak mengacu berdasarkan realita di lapangan.
“Siapa korbannya? Masyarakat bawah. Ada 96 juta org penerima PBI BPJS kesehatan. Versi BPS (Badan Pusat Statistik), penduduk miskin hanya 24 juta. Bedanya hampir 5x lipat? Ini dampak negara tutupi angka kemiskinan lewat survei BPS. Kenyataan terkuak sendiri. Kalkulasi saya, yang miskin memang 96 juta orang, bahkan lebih,” ungkapnya kepada Media Indonesia, Kamis (12/2).
Lebih lanjut, Wahyu juga menyoroti pernyataan Menteri Sosial yang mengklaim ada 15 juta orang kaya menjadi penerima PBI BPJS Kesehatan.
Dia pun meyakini bahwa masih ada banyak masyarakat miskin yang belum mendapatkan PBI BPJS Kesehatan. Masalah ini seharusnya menjadi atensi pemerintah agar secepatnya memperbaiki sistem dan melindungi masyarakat.
“Kalau mau masuk sistem harus miskin dulu, pakai garis kemiskinan BPS yang sangat rendah. Cara menghitung garis kemiskinan sudah salah dari awal," ucap dia.
Dampak dari penonaktifan peserta PBI BPJS Kesehatan, sambung dia, ialah pasien yang memiliki penyakit kronis. Ia meminta pemerintah melakukan realokasi dana sehingga bisa diprioritaskan untuk layanan kesehatan.
“Tahun ini, negara hanya alokasikan Rp20 triliun untuk BPJS Kesehatan. Itu setara biaya 16 hari program MBG,” pungkasnya. (H-4)
Kepala BGN Dadan Hindayana berharap penerima manfaat dan pekerja yang terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat terlindungi dengan BPJS Kesehatan.
Selain jaminan melalui BPJS, Pemprov Kalteng juga menyiapkan jaring pengaman tambahan bagi warga tidak mampu yang belum terdaftar namun mengalami kondisi gawat darurat.
Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menekankan pentingnya sistem jaminan kesehatan nasional.
Mensos Saifullah Yusuf mengatakan peserta PBI BPJS Kesehatan dari 11 juta 896 peserta PBI BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan, sudah aktif kembali
SOSIOLOG dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dr. Tantan Hermansah menjelaskan perlunya edukasi agar masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan bayar iuran untuk peserta BPJS Kesehatan
Mensos Gus Ipul umumkan 869 ribu peserta PBI JKN aktif kembali setelah sempat dinonaktifkan. Simak skema reaktivasi dan syarat kelayakan terbarunya di sini.
Mensos Saifullah Yusuf mengatakan peserta PBI BPJS Kesehatan dari 11 juta 896 peserta PBI BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan, sudah aktif kembali
WALI Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengklarifikasi soal penonaktifan peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehataan penerima bantuan iuran atau PBI.
Kebijakan penghapusan tunggakan iuran bagi peserta pekerja bukan penerima upah (PBPU) yang nonaktif dan terbukti tidak mampu berpotensi rumit bahkan membebani rakyat miskin.
KemenHAM menegaskan penonaktifan peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran atau PBI harus dievaluasi agar tak terulang
Ajat,37 berprofesi sebagai penjual es keliling dengan penghasilan Rp30 ribu per hari. Ia dicoret dari peserta penerima PBI karena mampu oleh dinas sosial
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved