Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Lestari Moerdijat: Dorong Upaya Pencegahan Pekerja Anak

Media Indonesia
02/2/2026 17:45
Lestari Moerdijat: Dorong Upaya Pencegahan Pekerja Anak
Lestari Moerdijat.(Metrotvnews.com/Wijokongko)

DORONG upaya pencegahan pekerja anak di tanah air secara konsisten dengan menerapkan kebijakan yang komprehensif dan didukung sejumlah pihak terkait. 

"Dampak peningkatan jumlah pekerja anak sangat serius. Anak-anak yang merupakan masa depan bangsa berpotensi kehilangan haknya untuk bersekolah, bermain, dan tumbuh dalam lingkungan yang aman. Bahkan, keselamatan mereka kerap terancam," ujar Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/2). 

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 mencatat, proporsi pekerja anak tercatat mencapai 2,85%. Persentase itu naik jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berada di level 2,39%.

Pergerakan itu mengindikasikan bahwa pemulihan ekonomi belum sepenuhnya diikuti oleh pemulihan kesejahteraan rumah tangga, terutama keluarga dengan keterbatasan akses pendidikan dan pendapatan.

Menurut Lestari, catatan dari BPS terkait tren peningkatan pekerja anak harus segera direspons dengan langkah-langkah yang tepat dan terukur. 

Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat bahwa upaya untuk mencegah peningkatan pekerja anak melibatkan pemangku kepentingan di sejumlah sektor, seperti pendidikan, ketenagakerjaan, dan perekonomian di tingkat pusat dan daerah. 

Kolaborasi yang kuat antarsektor tersebut, jelas Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI, harus mampu dibangun dengan segera agar dapat diterapkan kebijakan yang tepat untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa. 

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap penghapusan pekerja anak di tanah air dapat direalisasikan dengan dukungan kebijakan dan komitmen kuat semua pihak terkait, termasuk masyarakat. 

Karena, tegas Rerie, menyelamatkan anak dari tindakan eksploitasi berarti menyelamatkan masa depan bangsa. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya