Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
INVESTASI terbaik bagi masa depan anak bukan hanya soal fasilitas pendidikan, melainkan juga apa yang tersaji di atas piring mereka. Dietisien dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Luthfianti Diana Mauludiyah SGz, RD, menegaskan bahwa asupan makanan bergizi memiliki kaitan yang sangat kuat dengan kemampuan kognitif atau kecerdasan anak.
Menurut Luthfianti, periode emas perkembangan otak manusia dimulai sejak dalam kandungan hingga usia sekolah. Pada masa inilah otak membutuhkan energi dan zat gizi spesifik dalam jumlah yang tepat untuk berkembang secara maksimal.
"Tentu saja ada kaitannya dan sangat kuat, karena otak anak berkembang sangat pesat sejak masa kehamilan hingga usia sekolah, proses ini membutuhkan energi dan zat gizi dengan jumlah tertentu sesuai kebutuhan," ujar Luthfianti, dikutip Minggu (1/2).
Kekurangan asupan nutrisi bukan sekadar masalah fisik atau tubuh yang terlihat kurus. Lebih jauh, ketidakseimbangan gizi dapat mengganggu struktur fundamental otak.
Luthfianti menjelaskan bahwa jika asupan gizi kurang, pembentukan sel otak, koneksi antar syaraf (sinaps), hingga fungsi neurotransmitter dapat terganggu.
Kondisi ini berujung pada berbagai kendala belajar yang sering dikeluhkan orangtua.
"Beberapa dampak gizi yang kurang optimal, terganggunya tumbuh kembang anak, konsentrasi daya ingat menurun, perkembangan bahasa dan kemampuan belajar lebih lambat, anak mudah lelah dan kesulitan untuk fokus," ungkap Luthfianti.
Untuk mendukung fungsi kognitif yang optimal, orang tua disarankan memenuhi empat pilar nutrisi berikut dalam menu harian anak:
Minat makan anak sangat dipengaruhi oleh pengalaman sensorik, termasuk variasi rasa dan aroma.
Udara malam yang dingin dikombinasikan dengan paparan polusi udara dapat merusak sistem pernapasan anak yang masih dalam masa pertumbuhan.
Pemilihan alas kaki seharusnya mengutamakan kenyamanan anak di atas fungsi korektif yang belum tentu diperlukan.
Asupan gula berlebih bukan sekadar masalah kalori, melainkan ancaman bagi metabolisme anak yang masih dalam tahap perkembangan.
Jika kadar vitamin D rendah, kalsium yang seharusnya menjadi struktur utama kekuatan tulang tidak dapat terserap maksimal oleh tubuh.
Kepala SD ini menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional dengan meraih penghargaan Best School with Holistic Education dalam ajang World School Summit Malaysia 2026.
Raia Deandra berada di posisi teratas di antara seluruh siswa SMP se-Indonesia dalam basis data prestasi nasional.
Selain capaian individu, sebanyak 39 siswa delegasi SMA Labschool Jakarta juga terpilih untuk tampil dalam "Cultural Performance" pada rangkaian kegiatan AYIMUN.
Medali emas dipersembahkan oleh Delvi Nurfadillah yang turun di kelas Traditional MMA 49 kg putri.
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved