Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama BPBD DKI Jakarta dan TNI AU resmi menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Jabodetabek mulai 16 hingga 22 Januari 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya mitigasi menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan di awal tahun.
Operasi ini berpusat di Pos Komando (Posko) Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Dalam pelaksanaannya, satu unit pesawat Casa 212 seri 200 milik TNI AU dikerahkan untuk menyemai bahan semai berupa NaCl (garam) dan CaO (kapur) pada awan-awan hujan yang terpantau radar.
Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, menjelaskan bahwa fokus utama operasi ini adalah mencegat awan hujan sebelum masuk ke daratan Jakarta.
“Penyemaian diprioritaskan untuk menjatuhkan awan-awan hujan yang masih berada di lautan dan bergerak menuju daratan Jabodetabek. Selain itu, penyemaian juga dilakukan dengan tujuan menghambat pertumbuhan awan-awan baru sehingga tidak tumbuh secara optimal di daratan,” ujar Seto di Jakarta, Rabu (21/1).
Data BMKG menunjukkan, pada tahap sebelumnya (13–19 Januari 2026), tim telah menyemai sebanyak 21,4 ton NaCL dan 7,4 ton CaO dalam 31 sorti penerbangan. Langkah masif ini dilakukan menyusul adanya sejumlah fenomena atmosfer yang meningkatkan risiko hujan ekstrem, seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) fase 2 dan gelombang Kelvin.
Direktur Operasi Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, menambahkan bahwa seluruh pergerakan pesawat didasarkan pada pantauan radar cuaca secara real-time. Saat ini, kondisi labilitas atmosfer menunjukkan potensi konveksi sedang yang harus segera diantisipasi.
Apresiasi juga datang dari BNPB dan BPBD DKI Jakarta yang menilai kolaborasi lintas sektoral ini sebagai kunci keselamatan warga. Operasi selama tujuh hari ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat di tengah ancaman cuaca ekstrem Dasarian II Januari.
“Penanganan bencana di Jakarta yang berjalan secara terintegrasi merupakan langkah baik yang perlu terus dijalankan dan dioptimalkan,” pungkas Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Andi Eviana. (H-4)
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
PEMERINTAH Kabupaten Bekasi meminta otoritas terkait memperpanjang durasi penerapan teknologi modifikasi cuaca hingga potensi hujan ekstrem bisa lebih rendah.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
TIM SAR bersiap memanfaatkan teknologi modifikasi cuaca untuk menghadapi kendala kabut tebal dan hujan di Gunung Bulusaraung, lokasi kecelakaan pesawat ATR 42-500.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
Efektivitas OMC telah teruji pada saat puncak hujan akhir pekan lalu.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, curah hujan di wilayah Jakarta, akhir pekan lalu, sudah masuk dalam kategori ekstrem sehingga menyebabkan banjir
Operasi Modifikasi Cuaca dilakukan ntuk menekan potensi hujan lebat di wilayah rawan hidrometeorologi Jawa Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved