Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
ILMUAN meteorologi tropis dan interaksi darat-laut-atmosfer dari Florida Insitute of Technology AS Pallav Ray mengungkapkan adanya keterkaitan yang signifikan antara Madden Julian Oscillation (MJO), topografi kepulauan, dan curah hujan di Indonesia.
Melalui keterangan di Jakarta, Jumat (16/1), Ray menjelaskan karakteristik topografi Benua Maritim Indonesia (BMI) yang terdiri atas banyak pulau besar dan dikelilingi perairan hangat menciptakan lingkungan atmosfer yang unik.
"Hasil eksperimen pemodelan menunjukkan bahwa keberadaan pulau berperan penting dalam mendukung pembentukan hujan. Hasil simulasi model menunjukkan bahwa ketika daratan dihilangkan, presipitasi menurun tidak hanya di atas daratan, tetapi juga di atas lautan, yang menegaskan kuatnya pengaruh pulau terhadap sistem hujan regional," katanya.
Lebih lanjut, Ray menyebutkan adanya ketidaksimetrisan respons atmosfer terhadap sumber panas.
"Sumber panas di Kalimantan atau Sumatra dapat memengaruhi wilayah yang jauh ke arah timur, termasuk Papua Nugini. Sementara, pengaruh sebaliknya relatif lebih lemah," ujarnya menjelaskan.
Menurut Ray, temuan ini menantang teori klasik tentang respons sirkulasi atmosfer tropis, karena hasil model menunjukkan bahwa sumber panas berskala relatif kecil tetap mampu menimbulkan dampak yang signifikan.
Ia menyebutkan topografi terbukti berpengaruh kuat terhadap siklus harian hujan, terutama pada ketinggian di atas 1.000 meter di atas permukaan laut.
Representasi topografi yang akurat dinilai sangat penting karena bias simulasi presipitasi di daratan dapat merambat dan memengaruhi hasil simulasi di wilayah laut.
Ray menekankan pengaruh MJO terhadap curah hujan di Indonesia sangatlah kompleks dan telah menjadi perhatian yang sangat penting bagi peneliti dunia, karena wilayah BMI dapat memengaruhi iklim global.
"Memahami bagaimana MJO memengaruhi cuaca di Indonesia sangat berguna, terutama untuk meningkatkan akurasi prediksi cuaca ekstrem yang berdampak pada bencana hidrometeologis di Indonesia, seperti banjir, longsor, dan lain sebagainya," tutur Pallav Ray. (Ant/P-3)
Individu terindikasi obesitas yang diikuti dengan penyerta seperti ada kelainan pembuluh darah, jantung, diabetes juga menjadi tanda perlu penanganan medis.
"Selain BMI, ada juga perlu kita aware yakni lingkar perut. Pada perempuan tidak boleh lebih dari 80 cm, laki-laki tidak boleh lebih dari 90 cm."
Periode 1-10 Februari 2026 atau dasarian I Februari terdapat peluang hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian sebesar 70 hingga lebih dari 90 persen.
Sebagian warga Bumiayu memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman karena rumah mereka terdampak banjir. Tak hanya itu, ratusan hektare tanaman padi juga rusak.
Pengelola Jakarta Garden City (JGC) mengebut pembenahan infrastruktur dan jalan di tengah kemacetan, cuaca ekstrem, serta sorotan isu lingkungan RDF Rorotan.
Pramono mengingatkan agar permasalahan tata ruang itu tidak diperparah dengan kebiasaan warta membuang sampah sembarangan.
Hujan dengan intensitas tinggi menjadi pemicu utama terjadinya bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat.
Adapun di Jakarta Timur, genangan tercatat di 16 RT yang berada di Kelurahan Rawa Terate, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved