Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

MBG Tembus 60 Juta Anak, Jepang Turun Tangan Belajar ke Indonesia

 Gana Buana
14/1/2026 19:13
MBG Tembus 60 Juta Anak, Jepang Turun Tangan Belajar ke Indonesia
Delegasi JCCI secara khusus datang ke Indonesia untuk melakukan studi banding, program Makan bergizi Gratis (MBG)(Dok. BGN)

INDONESIA kini berbalik menjadi rujukan. Kamar Dagang dan Industri Jepang atau Japan Chamber of Commerce and Industry (JCCI) menyampaikan kekagumannya terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau hampir 60 juta penerima manfaat setiap hari. 

Angka ini dianggap setara dengan hampir setengah populasi Jepang. Untuk itu, delegasi JCCI secara khusus datang ke Indonesia untuk melakukan studi banding, meninjau langsung bagaimana pemerintah mampu mengembangkan sistem MBG secara cepat, terstruktur, dan dalam skala yang sangat besar.

Kekaguman tersebut disampaikan saat delegasi JCCI mengunjungi SPPG Pasir Putih, Sawangan, Depok, dan menyaksikan langsung proses operasional MBG, mulai dari tahapan memasak, pemorsian, hingga pendistribusian makanan ke sekolah-sekolah penerima manfaat, termasuk Yayasan Bina Mulia.

Ketua delegasi JCCI, Hayashi Hiroto, menilai bahwa petunjuk teknis serta standar operasional MBG di Indonesia telah memenuhi standar tinggi dan hampir setara dengan Jepang.

“Perbedaannya terletak pada tahap memasak. Di Jepang, suhu setiap menu diukur sebelum disajikan, dengan standar minimal 80 derajat Celsius untuk memastikan keamanan pangan,” ujarnya dilansir dari keterangan resmi, Rabu (14/1).

Dalam kunjungan tersebut, delegasi Jepang juga menawarkan program magang bagi siswa SMK Yayasan Bina Mulia jurusan Tata Boga, serta pelatihan bagi Kepala SPPG Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari transfer of knowledge. Jepang sendiri telah menjalankan program makan siang sekolah sejak 1889, atau lebih dari 137 tahun, sehingga pengalamannya dinilai relevan sebagai referensi penguatan aspek keamanan pangan MBG di Indonesia.

Juru Bicara Badan Gizi Nasional, Dian Fatwa, menyambut baik kunjungan dan tawaran kerja sama tersebut.

“Capaian MBG menunjukkan Indonesia mampu menjalankan program berskala masif dan kini menjadi lokasi studi banding. Kolaborasi dengan Jepang akan memperkuat kualitas dan keamanan pangan, sekaligus mempererat hubungan kedua negara,” ujarnya.

Kunjungan ini meninggalkan kesan mendalam bagi delegasi Jepang. Mereka tampak terharu melihat sambutan hormat para siswa yang mencium tangan para tamu, serta keceriaan anak-anak saat menikmati makanan MBG, sebuah penanda bahwa program ini diterima dengan baik dan memberi dampak nyata bagi penerima manfaat. (RO/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya