Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

SPPG Karyasari Sukaresmi Buka Suara soal MBG Didistribusikan Pakai Kantong Plastik

Naufal Zuhdi
12/1/2026 09:05
SPPG Karyasari Sukaresmi Buka Suara soal MBG Didistribusikan Pakai Kantong Plastik
Ilustrasi(Antara)

Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, Yayasan Generasi Emas Empat Lima bersama GiziNow selaku pihak yang mendampingi operasional dapur turut buka suara guna meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat.

Berdasarkan hasil penelusuran dan konfirmasi langsung di lapangan, informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta. Proses distribusi makanan bargizi gratis (MGB) dari dapur SPPG Karyasari Sukaresmi dilakukan menggunakan ompreng, bukan kantong plastik. Penggunaan ompreng merupakan bagian dari komitmen dapur dalam menjaga higienitas, keamanan pangan, dan mutu makanan sesuai standar operasional yang berlaku.

KA SPPG Karyasari Sukaresmi, Dimas, menegaskan bahwa SPPG Karyasari Sukaresmi tidak pernah mendistribusikan makanan menggunakan kantong plastik.

“Seluruh ompreng yang digunakan telah melalui proses pembersihan dan sanitasi dengan peralatan serta prosedur sesuai standar kebersihan sebagai bagian dari upaya menjaga mutu dan keamanan pangan,” kata Dimas dikutip dari siaran pers yang diterima, Senin (12/1).

Adapun kejadian yang terekam dalam video dan kemudian beredar di media sosial menunjukkan pemindahan makanan ke kantong plastik oleh kader setempat setelah makanan tiba di lokasi penerima manfaat.

Tindakan tersebut terjadi di luar proses distribusi dapur serta di luar kewenangan pengelola dapur SPPG. Namun demikian, dalam unggahan yang beredar, kondisi tersebut ditampilkan seolah-olah dapur SPPG mendistribusikan makanan menggunakan plastik, sehingga menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Sebagai Yayasan pendamping bersama mitra operasional, Yayasan Generasi Emas Empat Lima dan GiziNow memastikan bahwa standar higienitas serta prosedur pemorsian dan distribusi makanan di dapur SPPG Karyasari Sukaresmi terus dijalankan secara konsisten dan terpantau. Selain itu, SPPG Karyasari juga telah menerapkan Sanitasi Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) dalam seluruh proses produksi makanan.

“SPPG Karyasari berkomitmen menjalankan proses produksi dan distribusi makanan sesuai SOP, termasuk penerapan prinsip SLHS sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan, kebersihan, dan mutu pangan bagi penerima manfaat,” ujar Denny Martin, Sekretaris Yayasan Generasi Emas Empat Lima.

Ke depan, Yayasan Generasi Emas Empat Lima dan GiziNow juga akan memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan guna mencegah terjadinya kesalahpahaman serupa. (Fal)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya