Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH menargetkan perluasan signifikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sasaran penerima manfaat mencapai sekitar 80 juta orang pada pertengahan 2026. Program ini diproyeksikan tidak hanya memperkuat ketahanan gizi nasional, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi di tingkat desa.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, hingga awal Januari 2026, program MBG telah menjangkau hampir 60 juta penerima manfaat yang tersebar di berbagai daerah.
“Sekarang ini penerima manfaat sudah mendekati 60 juta orang. Insyaallah pada bulan Juni nanti bisa mencapai 80 juta,” ujar Zulkifli saat meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalikajar 001 dilansir dari Antara, Sabtu (10/1).
Dalam kunjungannya, Zulkifli mengapresiasi pengelolaan SPPG yang dinilai telah memenuhi standar kebersihan dan higienitas. Ia menilai sistem pengolahan pangan, tata ruang dapur, hingga penyimpanan bahan makanan telah berjalan sesuai prosedur.
“SPPG di sini sangat baik. Kebersihannya terjaga, proses memasaknya tertata, penyimpanannya rapi. Ini krusial karena yang dilayani adalah kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, dan anak-anak,” katanya.
Lebih lanjut, Zulkifli menekankan bahwa SPPG tidak boleh hanya diposisikan sebagai pusat distribusi makanan bergizi. Menurutnya, keberadaan fasilitas ini harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa, mulai dari penyerapan tenaga kerja lokal hingga pemanfaatan hasil pertanian setempat.
“SPPG harus memberi dampak ganda. Selain memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, juga mendorong aktivitas ekonomi di desa,” ujarnya.
Program MBG sendiri merupakan salah satu agenda strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi sejak dini, sekaligus memperkuat ekosistem pangan nasional berbasis daerah. (Ant/Z-10)
Badan Gizi Nasional bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia meluncurkan program e-learning penyusunan laporan keuangan serta aplikasi pelaporan keuangan SPPG.
Sejumlah pakar dan hasil kajian sosiologi menunjukkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mampu memperkuat solidaritas dan semangat belajar siswa di sekolah.
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 1.512 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di wilayah II atau Pulau Jawa.
Prabowo mengumpulkan sejumlah menteri dan mengingatkan kemungkinan dampak ekonomi dari konflik di Timur Tengah.
BGN memberikan klarifikasi terkait video viral yang menampilkan menu lele dan tahu dimarinasi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah di Kabupaten Pamekasan
SEBANYAK 492 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Sumatra ditutup sementara atau di-suspend mulai 9 Maret 2026 tanpa batas waktu.
BGN menemukan 80 SPPG di Solo Raya masih bergantung pada 1-5 supplier bahan pangan. Evaluasi operasional SPPG pun dilakukan.
Menko Airlangga Hartarto respons Fitch Ratings soal risiko fiskal program Makan Bergizi Gratis. Sebut investasi SDM beri manfaat ekonomi 7 kali lipat.
Kepala BGN Dadan Hindayana berharap penerima manfaat dan pekerja yang terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat terlindungi dengan BPJS Kesehatan.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, secara tegas membantah narasi yang mengaitkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan pemangkasan anggaran dan program pendidikan
Kemensos bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mematangkan skema pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan anggaran bahan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp8–10 ribu per porsi. Sisa anggaran dialokasikan untuk operasional dan fasilitas SPPG.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved