Headline

Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.

Fitch Soroti Program MBG, Airlangga: Ini Investasi Jangka Panjang!

 Gana Buana
05/3/2026 22:28
Fitch Soroti Program MBG, Airlangga: Ini Investasi Jangka Panjang!
Program MBG disebut sebagai investasi jangka panjang.(Antara)

MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan respons tegas terhadap sorotan lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings, terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Airlangga menegaskan bahwa program unggulan pemerintah tersebut bukanlah sekadar beban belanja, melainkan investasi strategis jangka panjang bagi Indonesia.

Pernyataan ini muncul setelah Fitch Ratings memberikan catatan kritis dalam revisi outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif. Fitch menilai peningkatan belanja sosial, termasuk alokasi untuk MBG, berpotensi menekan ruang fiskal pemerintah di masa depan.

Rasio Manfaat Ekonomi

Dalam konferensi pers Pembekalan Nasional Talenta Semikonduktor 2026 di Jakarta, Kamis (5/3/2026), Airlangga merujuk pada studi global untuk memperkuat argumen pemerintah. Ia menyebutkan data dari Bank Dunia dan Rockefeller Foundation yang memvalidasi efektivitas program serupa di kancah global.

"Jadi itu (MBG) adalah sebuah investasi dan banyak negara melakukan itu. Bahkan Amerika Serikat pun melakukannya. Studi menunjukkan bahwa setiap satu dolar investasi dalam program makan bergizi berpotensi menghasilkan manfaat ekonomi hingga US$7," ujar Airlangga.

Ia menekankan bahwa pemerintah tidak ingin mengorbankan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) demi kepentingan fiskal jangka pendek semata. Menurutnya, tantangan jangka menengah dan panjang harus dijawab dengan keberanian melakukan investasi pada kualitas generasi mendatang.

Prediksi Defisit Fiskal 2026

Fitch Ratings dalam laporan terbarunya memproyeksikan defisit fiskal Indonesia pada tahun 2026 akan menyentuh angka 2,9 persen dari Produk Domestik Beruto (PDB). Angka ini mendekati ambang batas legal 3 persen yang ditetapkan undang-undang.

Tekanan anggaran tersebut diperkirakan dipicu oleh lonjakan belanja pemerintah, di mana program Makan Bergizi Gratis diprediksi menyerap anggaran sekitar 1,3 persen dari PDB.

Peringkat Utang Tetap BBB (Investment Grade)

Meski memberikan prospek negatif pada outlook, Fitch Ratings tetap mempertahankan peringkat utang Indonesia pada level BBB. Status ini menunjukkan bahwa Indonesia masih berada dalam kategori layak investasi (investment grade).

Fitch mengakui bahwa stabilitas makroekonomi Indonesia masih terjaga dengan baik. Rasio utang pemerintah terhadap PDB juga dinilai masih dalam level moderat jika dibandingkan dengan negara-negara sepadan (peers).

Pemerintah optimistis bahwa dengan manajemen fiskal yang disiplin dan implementasi program yang tepat sasaran, kekhawatiran lembaga internasional dapat diredam seiring dengan munculnya dampak positif dari peningkatan kualitas SDM nasional. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya