Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

FK Universitas Yarsi Kirim Tim Medis ke Aceh Utara, Perkuat Kolaborasi Tanggap Bencana

Syarief Oebaidillah
01/1/2026 21:59
FK Universitas Yarsi Kirim Tim Medis ke Aceh Utara, Perkuat Kolaborasi  Tanggap Bencana
Ilustrasi(Dok Istimewa)

FAKULTAS Kedokteran (FK) Universitas Yarsi berkomitmen dalam misi kemanusiaan dengan mengirimkan tim medis dan bantuan ke wilayah terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Utara. Pengiriman tim ini merupakan bagian dari program YARSI Disaster Quick Response Agency (YARA) yang secara khusus dibentuk untuk merespons situasi bencana di Tanah Air.

Dalam keterangan resmi Wakil Rektor III Bidang Pengabdian kepada Masyarakat Universitas YARSI, Dr. Octaviani Indrasari Ranakusuma, M.Si., Psikolog, mengutarakan  sejak banjir bandang  terjadi di Sumatra , Yarsi mempersiapkan langkah penanganan cepat. Tim yang diberangkatkan terdiri dari dosen dokter FK, dosen psikolog Fakultas Psikologi (FPsi), serta mahasiswa FK dan FPsi.

“Yarsi menyiapkan tim yang fokus memberikan layanan kesehatan dan dukungan psikososial bagi masyarakat terdampak. Keamanan dan kesejahteraan tim juga menjadi perhatian utama, sehingga kami menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi dan dinas kesehatan setempat yang lebih memahami kondisi lapangan,” ungkap Octaviani.

Pada kegiatan ini, FK Universitas Yarsi bekerja sama dengan FK Universitas Malikussaleh, Aceh Utara. Dukungan  juga datang dari Kemendikbudristek melalui hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tanggap Bencana yang mendorong kolaborasi antarperguruan tinggi.

“Pendanaan dari Kemendikbudristek sangat membantu pembiayaan keberangkatan tim, pengadaan obat-obatan, peralatan kesehatan, hingga kebutuhan warga seperti perlengkapan ibadah, pakaian, dan alas kaki,” ujar  Octaviani.

Yarsi bukan baru pertama kali terjun dalam penanganan bencana. Dr. Octaviani menyebutkan, YARA terus berupaya hadir di berbagai wilayah terdampak sejak lama.

Di antaranya, bencana Tsunami Aceh  2004  Gempa Padang  2009, banjir besar Jakarta  2008 ,Gempa Lombok 2018,bencana likuifaksi Palu-Sigi-Donggala  2018,gempa Cianjur  2022 dan Erupsi Gunung Semeru di Lumajang  2022.

“Kami berusaha selalu hadir memberikan layanan kesehatan dan dukungan psikososial kepada masyarakat pasca bencana,” tegasnya.

Kolaborasi

Dalam setiap misi kemanusiaan, Yarsi tidak bekerja sendiri. Kerja sama dilakukan dengan dinas kesehatan, perguruan tinggi setempat, HIMPSI wilayah, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), asosiasi dokter spesialis, serta koordinasi dari LLDIKTI Wilayah 3.

Yarsi juga aktif menggalang dana dari Yayasan Yarsi , sivitas akademika, alumni, jamaah Masjid JAMI Yarsi , serta komunitas pengajian untuk pengadaan berbagai bantuan seperti genset, sound system masjid dan pesantren, pakaian layak pakai, makanan siap saji, serta perlengkapan ibadah. Pengiriman bantuan turut didukung oleh banyak pihak yang memberikan layanan kargo gratis seperti PT Pos Indonesia, ASDP, dan JNE.

Selain itu, Yarsi  bekerja sama dengan Minang Diaspora dan Human Initiative Australia dalam mendirikan tenda sekolah darurat serta menyediakan perlengkapan belajar bagi 513 siswa SD hingga SMP yang terdampak bencana.

Dr. Octaviani berharap, jejaring kolaborasi yang telah terbangun dapat terus terjaga karena terbukti sangat bermanfaat dalam pelayanan kemanusiaan.

“Layanan kesehatan tidak bisa berdiri sendiri tanpa sanitasi, air bersih, lingkungan layak huni, dan pendampingan psikososial. Indonesia berada di kawasan rawan bencana, sehingga semua pihak perlu bersama meningkatkan kesadaran lingkungan dan membangun sistem mitigasi bencana yang kuat,” tuturnya.

Ke depan, Universitas Yarsi  berharap dapat kembali mengirim tim dukungan psikososial dengan melibatkan HIMPSI wilayah serta fakultas psikologi perguruan tinggi setempat.

“Kami ingin memastikan dukungan psikososial berkesinambungan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, dan penyandang disabilitas,” pungkasnya.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya