Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Prakiraan cuaca hari ini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan sebagian besar wilayah Indonesia akan didominasi kondisi berawan hingga hujan dengan intensitas ringan pada 2 Januari 2026. Namun, masyarakat di beberapa daerah diimbau waspada potensi hujan petir, khususnya di Sumatera Barat dan Jawa Tengah.
BMKG menjelaskan, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh keberadaan Siklon Tropis 90S yang terpantau di Samudra Hindia selatan Lampung. Fenomena ini menyebabkan peningkatan kecepatan angin di sejumlah perairan Indonesia dengan kisaran 6–25 knot.
Kecepatan angin tertinggi terdeteksi di wilayah Samudra Hindia, Laut Jawa, Selat Makassar, serta Laut Banda, yang berpotensi berdampak pada aktivitas pelayaran dan nelayan.
Berikut prakiraan cuaca hari ini berdasarkan data BMKG untuk sejumlah kota besar di Indonesia:
Selain prakiraan cuaca, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini gelombang laut tinggi. Gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpotensi terjadi di:
Sementara itu, gelombang lebih tinggi mencapai 2,5-4 meter perlu diwaspadai di Laut Natuna Utara dan Samudra Hindia.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan operator transportasi laut, untuk selalu memantau prakiraan cuaca terbaru dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. (YouTube BMKG/bmkg.go.id/ @infobmk/Z-10)
Seluruh titik genangan di wilayah permukiman saat ini terkonsentrasi di wilayah Jakarta Barat.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya Bibit Siklon Tropis 97S di barat daya Teluk Carpentaria, Australia, memicu cuaca ekstrem di Nusa Tenggara Barat (NTB).
CUACA ekstrem masih berpotensi di 31 daerah Kamis, 22 Januari 2026, hingga dapat berdampak bencana hidrometeorologi, gelombang tinggi hingga 4 meter disertai hujan di perairan Jawa Tengah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem sepekan ke depan.
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
Sebaliknya, kutub Jupiter dipenuhi satu badai utama yang dikelilingi sejumlah pusaran badai lebih kecil, membentuk pola geometris yang rapi.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved