Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lonjakan signifikan kejadian tanah longsor sepanjang 2025, baik dari sisi frekuensi maupun dampak korban jiwa. Bahkan, tanpa memperhitungkan kejadian Siklon Sinyar, tanah longsor menjadi bencana paling mematikan di Indonesia sepanjang tahun 2025.
Kepala Pusat Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengungkapkan, peningkatan tersebut terlihat dari rangkaian peristiwa longsor besar yang terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia. “Sekiranya tidak ada Siklon Sinyar, maka tanah longsor adalah kejadian paling mematikan sepanjang tahun 2025,” ujarnya, Kamis (1/1).
BNPB mencatat, longsor besar terjadi beruntun sejak awal tahun. Pada Januari 2025, longsor di Petungkriyono, Pekalongan, menewaskan 25 orang. Maret, longsor di Sukabumi merenggut sembilan jiwa. April, longsor di Mojokerto menyebabkan 10 orang meninggal dunia. Tragedi berlanjut pada Mei di Gunung Kuda, tambang pasir di Jawa Barat, dengan korban 21 jiwa, serta longsor di Pegunungan Arfak, Papua Barat, yang menewaskan 16 orang.
“November menjadi bulan dengan frekuensi dan dampak bencana paling tinggi di 2025,” kata Abdul Muhari.
Pada bulan tersebut, longsor di Cilacap menewaskan 21 orang, disusul Banjarnegara dengan 17 korban meninggal dan 11 orang masih hilang. Di Papua, longsor di Induga bahkan menelan 23 korban jiwa dan 15 orang hilang.
Menurut BNPB, tingginya korban tidak semata dipicu hujan ekstrem, tetapi juga penurunan daya dukung dan daya tampung lingkungan. “Kondisi-kondisi kelerengan ini sudah mulai sangat rentan, sehingga kita harus melihat ulang tata ruang dan peruntukan lahan agar kejadian tanah longsor ini tidak berulang dan intensitasnya makin tinggi,” tegas Abdul Muhari.
Ia menekankan, pengurangan risiko longsor harus menjadi fokus utama kesiapsiagaan nasional ke depan. “Selain banjir, kita sudah harus menaruh atensi yang sangat tinggi, sangat fokus pada pengurangan potensi kejadian tanah longsor,” ujarnya.
(P-4)
BNPB peringatkan risiko longsor susulan di TPST Bantargebang akibat hujan deras. Simak update pencarian korban dan daftar nama korban meninggal dunia di sini.
BMKG imbau waspada karhutla 2026 karena curah hujan di bawah rata-rata. Simak wilayah prioritas dan langkah mitigasi OMC dari BNPB dan Menhut.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati menjelaskan bahwa peningkatan kesiapsiagaan dilakukan baik di tingkat pemerintah daerah maupun masyarakat.
Hngga kini, banjirasih mengenangi lima kecamatan di Kabupaten Lamongan. Antara loan, Kecamatan Kalitengah, Deket, Turi, Karangbinangun, dan Glagah.
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto memastikan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tetap berjalan dengan optimal.
BMKG Samarinda mengeluarkan peringatan dini potensi banjir dan longsor di Kalimantan Timur (Kaltim) periode 11-20 Maret 2026 akibat curah hujan tinggi.
Pemprov Kalsel saat ini sedang menyusun sistem pengelolaan CSR terintegrasi melalui sebuah aplikasi digital
Identifikasi trauma pada anak memerlukan kepekaan khusus karena mereka belum mampu mengomunikasikan perasaan mereka secara verbal.
Banyak orang, baik penyintas maupun relawan, cenderung mengabaikan kondisi mental mereka sendiri karena fokus utama tersita untuk menolong keluarga atau memenuhi kebutuhan dasar.
BPBD Kabupaten Majalengka mencatat mulai 1 Januari hingga 18 Februari 2026 telah terjadi 152 kejadian bencana di Kabupaten Majalengka.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat melakukan mitigasi mandiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved